list

Proyek Bibitan PTPN Bekri, Suplemen Ekonomi Tetangga Mandiri

Facebook
Twitter
WhatsApp

PEMBARUAN.ID – Lebih dari 160 orang dari beberapa desa dekat Kebun Bekri bekerja di proyek pembibitan kelapa sawit perusahaan BUMN itu. Mereka mendapatkan penghasilan yang setara dengan UMP dan hal ini telah memberikan dampak ekonomi yang signifikan dalam satu tahun terakhir.

Sekretaris Desa Sinar Banten, Damas Putra Pamungkas, mengakui adanya perubahan suasana di pasar sejak proyek pembibitan dimulai. Kenaikan transaksi di Pasar Bekri terjadi terutama pada hari pasar pekanan.

“Sejak ada proyek bibitan itu terlihat sekali perbedaannya di pasar. Saya kebetulan tinggal dekat pasar dan dekat stasiun merasakan sekali. Terutama kalau Hari Rabu dan Sabtu pas pasaran (hari siklus pasar pekanan), itu pedagang dari luar daerah cukup banyak, yang datang belanja juga ramai,” kata dia belum lama ini.

Mahrus Sadi, salah satu pekerja proyek, mengungkapkan bahwa proyek tersebut sangat membantu warga setempat, terutama selama musim kemarau. Lebih dari setengah penduduk dari satu desa ikut bekerja di proyek tersebut.

“Ada beberapa faktor yang membuat pasar bergairah. Sejak pandemi lalu, pasar memang sangat sepi. Kemudian, tahun lalu juga musim kemarau panjang sehingga banyak tanaman puso. Sekarang petani memang mulai tanam, tetapi kan belum panen. Jadi, saya yakin proyek bibitan PTPN itu jadi faktor dominan,” tuturnya.

Menurut dia, bisa dihitung, kalau ada 160 orang bekerja dengan upah Rp100 ribu.

“Artinya ada tambahan uang hampir setengah miliar per bulan yang beredar,” kata Sekdes berusia 37 tahun ini.

Rekrutmen pekerja untuk proyek pembibitan tidak terlalu ketat, terutama bagi petani dengan latar belakang desa. Para pekerja hanya perlu memiliki ketelitian dan mau mengikuti arahan.

Manajer Kebun Bekri, Agus Faroni, menyatakan bahwa hubungan perusahaan dengan masyarakat setempat sangat baik, terutama karena proyek pembibitan kelapa sawit yang telah memberikan dampak positif bagi ekonomi masyarakat. (***)

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Berita Terkait

Copyright © pembaruan.id
All right reserved