logo pembaruan
list

Soal Usulan Pj Gubernur, Ketua Dewan Dinilai Buat Gaduh

Facebook
Twitter
WhatsApp

Sejumlah Fraksi Minta Usulan Dianulir

PEMBARUAN.ID – Ketua DPRD Lampung diprotes keras oleh sejumlah fraksi. Hal tersebut lantaran usulan PJ Gubernur yang dikeluarkan dan dikirim ke Menteri Dalam Negeri (Mendagri) dinilai tidak sesuai prosedur.

Ya, Ketua DPRD Lampung, Mingrum Gumay telah mengusulkan dan mengirimkan surat tentang Penjabat Gubernur untuk tiga orang, termasuk Sekprov.

“Ini bentuk pengangkangan terhadap seluruh anggota. Surat tersebut dibuat tanpa rapat pimpinan dan tanpa pengetahuan Sekretaris Dewan (Sekwan),” kata anggota Fraksi PKB Lampung, Noverisman Subung, Selasa (21/05/2024).

Pimpinan, lanjut Nover, sebaiknya diakhir masa jabatan ini tidak membuat gaduh suasana. Untuk itu, ia mengajak agar pimpinan tidak membuat gaduh dan mengahiri masa jabatan dengan sejuk tanpa menyakiti satu sama lainya

“Ya, pimpinan dewan itu sifatnya kolektif kolegial, tidak bisa sewenang-wenang dalam menjalankan tugasnya,” tutur dia.

Senada, Anggota DPRD Lampung Fraksi Golkar Ismet Roni juga sangat menyayangkan hal tersebut.

“Saya sangat menyayangkan hal ini ya. Kan jadi kesannya nggak kompak. Kesannya Dewan Provinsi ini nggak guyub ya,” ujarnya, Selasa (21/05/2024).

Semestinya, lanjut Ismet, jika ada keputusan atas nama lembaga tentu dibicarakan dengan seluruh unsur yang ada di DPRD Lampung.

“Seyogyanya kan dibicarakan terlebih dahulu. Ini presenden buruk lho bagi lembaga ini, bagi DPRD Lampung,” kata Ismet

Ia juga sudah meminta fraksi dan kader yang ada di pimpinan DPRD Lampung untuk mempertanyakan dan meminta pertanggungjawaban mekanisme surat tersebut bisa keluar.

“Anulir saja surat yang baru itu. Kita kan sudah sama-sama sepakat, dengan yang diusulkan pada Desember 2023 lalu,” ujarnya.

Jika pun ada usulan baru, kata Ismet, seharusnya juga mekanismenya bisa dibahas seacara bersama, mulai dari aspirasi dan usulan di masing-masing fraksi.

“Kita pertanyakan ini, pimpinan dewan juga harusnya membahas ini,” ujarnya.

Sementara, Sekretaris DPRD Provinsi Lampung Tina Malinda mengaku tidak tahu menahu soal adanya surat usulan Penjabat (Pj) Gubernur Lampung yang ditandatangani Ketua DPRD Mingrum Gumay pada 13 Mei 2024.

Surat dengan nomor 800.1.3.6/ 0464 /11.01/30/2024 itu hanya mengusulkan satu nama Pj Gubernur yakni Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Lampung Fahrizal Darminto.

“Saya tidak tahu, justru baru tahu ini,” kata Tina Malinda.

Tina Malinda mengatakan dirinya tidak mengetahui surat masuk dan surat keluar karena sedang kunjungan kerja.

“Saya tidak tahu, saya lagi kunker,” katanya lagi.

Saat ini, surat usulan Pj Gubernur bertanda tangan Mingrum Gumay menjadi polemik. Partai Golkar dan Demokrat meminta agar surat tersebut dianulir karena mekanismenya tidak jelas. (sandika/red)

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Berita Terkait

Copyright © pembaruan.id
All right reserved