list

RSPTN Unila: Menyongsong Era Baru dalam Pendidikan Kesehatan di Sumatra

Facebook
Twitter
WhatsApp

PEMBARUAN.ID – Universitas Lampung (Unila) mengukuhkan komitmennya dalam menghadirkan inovasi di bidang kesehatan dengan mempercepat pembangunan Rumah Sakit Pendidikan Tinggi Negeri (RSPTN), yang menjadi sorotan sebagai Rumah Sakit Pendidikan Riset (RSPR) pertama di Pulau Sumatra.

Didukung oleh dana pinjaman dari Asia Development Bank (ADB) melalui proyek Higher Education for Technology and Innovation (HETI), RSPTN Unila telah memulai langkah-langkah pembangunan sejak tahun 2024.

Menurut Prof Dr Satria Bangsawan, Manajer Unit Implementasi Proyek (PIU) HETI Unila, proyek ini tidak hanya sekadar mimpi, tetapi sebuah realitas yang sedang diwujudkan.

“Kami tengah fokus pada persiapan peralatan dan pengembangan sumber daya manusia yang akan menjadi tulang punggung RSPTN ini,” ungkap Prof Satria.

Salah satu ciri khas RSPTN Unila adalah integrasinya dengan Integrated Research Center (IRC), memungkinkan penelitian langsung dilakukan di tempat.

Ini membuka peluang luas untuk inovasi dan penemuan dalam bidang kesehatan. RSPTN ini direncanakan menjadi pusat layanan unggulan untuk berbagai penyakit tropis, endokrinologi, geriatri, dan rehabilitasi medis.

Menyambut era baru dalam pendidikan kesehatan, Dr Intanri Kurniati, Sekretaris PIU HETI Unila, menekankan pentingnya SDM yang berkualitas untuk mengelola RSPTN ini dengan baik.

“Kami berkomitmen untuk menjadikan RSPTN Unila sebagai rumah sakit pendidikan yang berbeda dari yang lain, dengan memastikan bahwa SDM yang kami miliki adalah yang terbaik di bidangnya,” tegas Dr Intanri.

Dengan target menjadi rumah sakit tipe C berkapasitas 100 tempat tidur pada tahun 2026, RSPTN Unila telah menetapkan rencana berkelanjutan untuk terus meningkatkan mutu pelayanannya dan meningkatkan statusnya menjadi rumah sakit tipe B.

Namun, penting untuk dicatat bahwa Universitas Lampung tidak terlibat secara langsung dalam pemenangan proyek ini.

Unila berperan sebagai tuan rumah dan penerima manfaat dari pembangunan RSPTN ini, sesuai dengan yang disampaikan oleh PPK RSPTN Unila, Andius Dasa Putra, Ph.D.

Dengan dukungan penuh dari ADB dan semangat pantang menyerah dari Unila, proyek RSPTN dan IRC ini diharapkan akan memberikan dampak positif yang signifikan bagi kesehatan masyarakat Lampung serta memperkuat reputasi universitas sebagai pusat pendidikan dan riset yang unggul.

Profil Institusi: Menyemai Prestasi, Membangun Masa Depan

Universitas Lampung, didirikan pada tahun 1965, telah menjadi pilar penting dalam pendidikan tinggi di Indonesia. Dengan delapan fakultasnya, Unila terus berinovasi dan berupaya menjadi pusat keunggulan di tingkat nasional dan internasional.

Dengan misi untuk menerapkan tridarma perguruan tinggi secara berkualitas, Unila bertekad mencetak sumber daya manusia yang adaptif dan inovatif, sesuai dengan nilai-nilai luhur budaya nasional dan Pancasila.

Dengan langkah-langkah progresif seperti pembangunan RSPTN dan IRC, Unila membuktikan komitmennya dalam membangun masa depan yang lebih baik bagi bangsa dan negara. (***)

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Berita Terkait

Copyright © pembaruan.id
All right reserved