list

Petani Minta Konflik Agraria di Lampung Tuntas

Facebook
Twitter
WhatsApp

PEMBARUAN.ID – Selain para mahasiswa dan dosen menggelar aksi di Lapangan Kopri, Kantor Gubernur Lampung. Gabungan petani dari berbagai daerah di Lampung juga menggelar aksi demo di Bundaran Tugu Adipura, Bandarlampung, Selasa (27/09/2022).

Aksi dalam rangka memperingati Hari Tani Nasional yang jatuh pada 24 September 2022 tersebut, sekaligus jadi momentum bagi masa aksi untuk menyuarakan tuntutan, utamanya berkaitan dengan konflik agraria di Bumi Ruwa Jurai.

Selain persoalan konflik agraria yang tak kunjung usai, massa aksi juga menuntut perintah agar menurunkan harga pupuk. Sebab, tidak hanya mahal pupuk juga kerap hilang di pasaran.

Tidak hanya itu, dalam orasinya petani juga meminta agar pemerintah turun tangan dalam mengendalikan harga jual hasil pertanian.

Direktur LBH Bandarlampung, Sumaindra Jarwadi mengatakan, aksi ini dilakukan untuk menyuarakan kesejahteraan petani di dalam konflik agraria khususnya di Provinsi Lampung.

“Mereka menyampaikan aspirasinya kepada pemerintah dan menuntut untuk segera menyelesaikan persoalan-persoalan yang dihadapi mereka karena konflik ini akan berdampak ketimpangan terhadap mereka,” kata dia.

Sumaindra menambahkan, para petani tersebut mengalami konflik agraria sudah sejak lama dan hingga kini belum menemukan kesimpulan.

“Kami minta persoalan segera diselesaikan, karena adanya kebijakan secara faktual timbul konflik luas termasuk agraria,” pungkasnya.

Selain mbentamgkan sepanduk berisi tuntutan, masa aksi juga membawa atribut ala petani, seperti alat pengusir hama pertanian dan caping.(tim/red/***)

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Berita Terkait

Copyright © pembaruan.id
All right reserved