PEMBARUAN.ID – Walikota Bandarlampung, Eva Dwiana, menyampaikan harapannya agar kader-kader Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) dapat menjadi pelopor demokrasi di Kota Bandarlampung.
Hal ini disampaikan dalam acara yang digelar oleh PC PMII Bandarlampung, di mana para kader menjalani kegiatan sekolah instruktur untuk memperkuat kemampuan mereka dalam kaderisasi dan kepemimpinan.
“Saya berharap kader PMII kali ini dapat membentuk pemimpin yang menjadi pelopor demokrasi, terutama di Kota Bandarlampung,” ujar Eva Dwiana melalui sambutan yang disampaikan oleh Plt Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra, Sukarma Wijaya, di Pondok Pesantren Ishlahul Ulum, Kemiling, Bandarlampung, Kamis (05/09/2024).
Ia juga menekankan pentingnya peran mahasiswa dalam menjaga nilai-nilai demokrasi dan berkontribusi dalam membangun bangsa.
PMII, sambung dia, dikenal sebagai organisasi yang terus konsisten dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.
Eva mengapresiasi peran PMII dalam membentuk generasi muda yang memiliki integritas tinggi dan mampu berkontribusi positif, termasuk dalam kegiatan sekolah instruktur yang diselenggarakan oleh PC PMII Bandarlampung di bawah kepemimpinan David.
“Semoga melalui kegiatan ini, PMII dapat melahirkan kader-kader yang tidak hanya cerdas, tetapi juga mampu berperan aktif dalam memperjuangkan nilai-nilai demokrasi dan kepentingan rakyat,” tutupnya.
Diketahui, kegiatan tersebut diikuti 30 peserta yang berasal dari kampus di Bandarlampung (rayon/komisariat). PC PMII Bandarlampung sengaja menggelar kegiatan tersebut di pondok pesantren guna mengingatkan kader-kader bahwa organisasi tersebut lahir dan besar ponpes, dan meneguhkan cita-cita dan nilai pergerakan. (agis)














