KEPEDULIAN H. Ardian Saputra saat menjabat sebagai Wakil Bupati Lampung Utara tak bisa dipandang sebelah mata. Salah satu buktinya adalah inisiasi Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL), yang ia gagas dengan penuh keyakinan bahwa kepemilikan tanah yang sah adalah hak dasar setiap warga negara.
Dalam kolaborasi antara Badan Pertanahan Nasional dan pemerintah daerah setempat, Ardian menunjukkan keteguhan hatinya untuk menjalankan program-program pusat agar benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Ia tidak hanya duduk di belakang meja, tetapi terjun langsung ke lapangan, mendengar suara rakyatnya.
Tak hanya soal legalitas, PTSL adalah tentang memberikan kepastian dan rasa aman bagi warga. Ardian memahami bahwa kepemilikan tanah yang sah bisa mengubah hidup seseorang.
Contoh nyatanya, seorang petani tua di sebuah desa yang selama puluhan tahun hidup dalam bayang-bayang ketidakpastian akan status tanah yang ia garap.
Hingga suatu hari, ia menerima sertifikat tanah yang sah di tangannya. Dengan mata yang berkaca-kaca, ia berbisik, “Pak Ardian, kini saya bisa mewariskan tanah ini kepada anak cucu saya tanpa rasa khawatir.”
Program PTSL yang diinisiasi Ardian bukan hanya soal distribusi sertifikat. Ini adalah upaya nyata untuk mengangkat derajat masyarakat Lampung Utara, membuka peluang baru, dan memperkuat kepercayaan warga terhadap pemerintah.
Ribuan sertifikat telah didistribusikan, dan setiap sertifikat adalah bukti kerja keras Ardian dalam membangun kesejahteraan dan keadilan di tengah-tengah masyarakat.
Kini, ketika Hi. Ardian Saputra mencalonkan diri sebagai Bupati Lampung Utara, keberhasilannya dalam memimpin program PTSL menjadi fondasi yang kokoh dalam kampanyenya.
Masyarakat mengingatnya sebagai pemimpin yang tidak sekadar berjanji, tetapi mampu mewujudkan janji tersebut menjadi kenyataan.
Dalam menghadapi tahun politik ini, Ardian pun berpesan kepada seluruh elemen masyarakat untuk menjaga kekompakan dan kondusivitas.
Ia mengingatkan agar tidak mudah termakan isu-isu hoaks yang bisa memecah belah. Pesan ini bukan sekadar kata-kata, tetapi bagian dari upayanya untuk memastikan Lampung Utara terus melangkah maju dalam kebersamaan. (red)














