logo pembaruan
list

KPU Mulai Penyusunan DPT, Bawaslu Perketat Pengawasan

Facebook
Twitter
WhatsApp

PEMBARUAN.ID – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Lampung mengumumkan total daftar pemilih untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 saat ini berjumlah 6.535.732 orang.

Hasil ini diperoleh melalui proses sinkronisasi antara Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilihan (DP4) dengan Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu 2024 yang dilaksanakan kemarin.

Anggota KPU Lampung Divisi Data dan Informasi, Agus Riyanto menyatakan hasil sinkronisasi ini akan menjadi acuan bagi Panitia Pemutakhiran Pemilih (Pantarlih) dalam melakukan pencocokan dan penelitian (Coklit) daftar pemilih.

“Bahan untuk Pantarlih melakukan Coklit adalah hasil sinkronisasi DP4 dengan DPT Pemilu kemarin,” ujarnya, Selasa (11/06/2024).

Agus juga mengungkapkan, hasil sinkronisasi DP4 dan DPT Pemilu kemarin menunjukkan pengurangan jumlah pemilih. Pada Pemilu sebelumnya, total DPT berjumlah 6.539.128, sementara hasil sinkronisasi kini hanya 6.535.732, berkurang sekitar 3.396 pemilih. Pengurangan ini terjadi di empat daerah: Lampung Tengah, Lampung Selatan, Lampung Utara, dan Mesuji. Sementara kabupaten/kota lainnya mengalami penambahan jumlah pemilih.

Ia menjelaskan bahwa pengurangan daftar pemilih ini disebabkan oleh beberapa faktor, seperti kematian, pindah domisili antar kabupaten/kota atau provinsi, dan perubahan status dari sipil menjadi TNI/Polri atau sebaliknya.

“Dengan rentang waktu yang panjang menuju penetapan DPT dan berbagai tahapan yang ada, sangat mungkin terjadi pengurangan maupun penambahan,” tambah Agus.

Tahapan sinkronisasi baru saja selesai, dan mulai 24 Juni hingga 24 Juli, Pantarlih akan melakukan Coklit dengan mendatangi rumah-rumah untuk mencocokkan daftar pemilih. Hasil dari Coklit ini akan menjadi bahan penyusunan Daftar Pemilih Sementara (DPS), yang kemudian akan melalui tahapan DPSHP hingga akhirnya ditetapkan sebagai Daftar Pemilih Tetap (DPT) pada bulan September.

Sementara itu, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Lampung terus melakukan pengawasan melekat dalam tahapan pemutakhiran daftar pemilih ini. Person In Charge (PIC) DPT Bawaslu Lampung, Hamid Badrul Munir mengatakan, sesuai Surat Edaran (SE) Nomor 89, Bawaslu akan memastikan KPU dalam penyusunan DPT di setiap Tempat Pemungutan Suara (TPS) memperhatikan beberapa hal penting: tidak menggabungkan desa/kelurahan, memastikan kemudahan akses pemilih ke TPS, tidak memisahkan satu keluarga di TPS yang berbeda, serta memperhatikan jarak tempuh ke lokasi TPS.

Selain itu, Bawaslu juga akan mengawasi petugas Coklit yang melakukan pencocokan dan penelitian daftar pemilih.

“Kami akan menugaskan badan ad hoc untuk memastikan yang melakukan Coklit adalah petugas yang sah,” tegas Hamid.

Pengawasan ini dilakukan untuk memastikan Pantarlih benar-benar menjalankan tugasnya dengan baik dan mencegah adanya kecurangan seperti perjokian.

Hamid juga menekankan pentingnya bimbingan teknis dari KPU Lampung kepada petugas Coklit agar mereka mengetahui tugasnya secara detail. (sandika)

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Berita Terkait

Copyright © pembaruan.id
All right reserved