logo pembaruan
list

Ancam Kemerdekaan Pers, RUU Penyiaran Diprotes

Facebook
Twitter
WhatsApp

PEMBARUAN.ID – Sejumlah organisasi propesi jurnalis Lampung yang tergabung dalam Koalisi Kebebasan Pers Lampung menggelar aksi menolak Revisi UU Penyiaran.

Mereka menyayangkan revisi tersebut yang dinilai melemahkan kekuatan jurnalis di Indonesia.

Beberapa organisasi di wilayah Provinsi Sai Bumi Ruwa Jurai, seperti IJTI, Pewarta Foto, Amsi, PFI, LBH Pers, UKM Jurnalis Unila, serta UIN dan FJPI, menyampaikan orasi penolakan terhadap RUU Penyiaran di Tugu Adipura pada Minggu (19/5).

Koordinator aksi, Andry Kurniawan, menyoroti beberapa pasal dalam revisi tersebut yang berpotensi mengancam kemerdekaan pers, ekspresi, dan kreativitas di ruang digital.

Menurut Andry, beberapa pasal seperti Pasal 8A huruf (q) dan Pasal 42 ayat 2 tumpang tindih dengan UU Pers, yang seharusnya sengketa pers diurus oleh Dewan Pers.

“Pasal lain yang disoroti adalah Pasal 51 huruf E, yang mengatur penyelesaian sengketa jurnalistik di pengadilan, bertentangan dengan UU Pers,” kata dia.

Penghapusan Pasal 18 dan 20 dari UU Penyiaran No. 32/2002 juga dianggap dapat memperkuat monopoli kepemilikan lembaga penyiaran, membatasi kepemilikan TV dan radio hanya pada konglomerasi tertentu.

“Kita satu persepsi, menolak RUU Penyiaran,” tegasnya.

Ketua Amsi Lampung, Hendri STD, menambahkan bahwa revisi UU Penyiaran dapat menghilangkan peran dan fungsi jurnalis dengan pasal-pasal yang melemahkan kemampuan insan pers.

“Investigasi itu mahkota terbesar yang dimiliki jurnalis,” kata dia.

Ia menekankan pentingnya menolak revisi tersebut karena dapat merugikan dan berbahaya bagi jurnalis.

“RUU Penyiaran ini harus ditolak, bahaya jika diloloskan,” ujarnya.

Usai menyampaikan orasi, perwakilan organisasi jurnalis mengumpulkan tanda pengenal pers sebagai isyarat penolakan terhadap revisi UU Penyiaran. (***)

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Berita Terkait

Copyright © pembaruan.id
All right reserved