PEMBARUAN.ID – Prestasi membanggakan ditorehkan oleh Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL). Dalam pemeringkatan terbaru Webometrics edisi Januari 2026 yang diakses Senin (2/2), kampus hijau di Provinsi Lampung ini berhasil melesat ke posisi ke-4 terbaik di kalangan seluruh Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) se-Indonesia.
Tidak hanya itu, secara nasional UIN RIL juga mencatatkan prestasi gemilang dengan menduduki peringkat ke-75 dari seluruh perguruan tinggi di Tanah Air. Capaian ini menandakan lompatan signifikan, mengingat pada rilis 12 Januari 2026 lalu, institusi ini masih berada di posisi ke-8 PTKIN.
Rektor UIN RIL, Prof. Wan Jamaluddin Z., Ph.D., menyampaikan rasa syukur dan kebanggaan atas kemajuan pesat tersebut. “Alhamdulillah, ini tentu menjadi kabar yang menggembirakan. Dari posisi ke-8 kini naik ke peringkat 4 PTKIN versi Webometrics,” ujarnya saat dikonfirmasi, Selasa (3/2).
Menurut Prof. Wan Jamaluddin, keberhasilan ini adalah buah sinergi dan kerja keras seluruh sivitas akademika dalam memperkuat tata kelola serta pelaksanaan tridarma perguruan tinggi—pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat. Ia juga menegaskan bahwa capaian ini dapat menjadi referensi berharga bagi calon mahasiswa dalam memilih tempat kuliah.
“Saya mengimbau para siswa dan siswi MA/SMA/sederajat yang akan melanjutkan pendidikan untuk menjadikan PTKIN sebagai pilihan, khususnya UIN Raden Intan Lampung,” ajak Rektor.
Momentum prestasi ini bertepatan dengan dibukanya pendaftaran mahasiswa baru UIN RIL untuk tahun akademik 2026/2027. Calon mahasiswa dapat mendaftar melalui jalur Seleksi Prestasi Akademik Nasional PTKIN (SPAN-PTKIN) pada 11–28 Februari 2026, atau jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) pada 3–18 Februari 2026. Informasi lebih lengkap dapat diakses di laman resmi pmb.radenintan.ac.id.
Tolok Ukur Visibilitas Global
Webometrics dikenal sebagai sistem pemeringkatan perguruan tinggi dunia yang menilai kinerja institusi secara komprehensif, tidak hanya dari aspek publikasi ilmiah. Sistem ini menitikberatkan pada visibilitas dan pengaruh global melalui kehadiran digital, dengan tiga indikator utama: Visibility (dampak konten web, bobot 50%), Transparency/Openness (keterbukaan profil akademik, 10%), dan Excellence (karya ilmiah bereputasi, 40%).
Dengan masuknya UIN Raden Intan Lampung ke dalam top five PTKIN, kampus ini kini berada di atas nama-nama besar seperti UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dan UIN Alauddin Makassar. Peringkat tiga besar PTKIN masih diduduki oleh UIN Sunan Gunung Djati Bandung, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, dan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.
Pencapaian ini mengukuhkan UIN Raden Intan Lampung bukan hanya sebagai perguruan tinggi keagamaan terkemuka di Sumatera, tetapi juga sebagai institusi pendidikan yang semakin kompetitif dan memiliki visibilitas tinggi di kancah nasional maupun global. (***)














