iklan
DUNIA KAMPUSUIN RIL

Sejarawan UIN RIL, Lolos Sebagai Peserta AICIS+ ke-24 Tahun 2025

×

Sejarawan UIN RIL, Lolos Sebagai Peserta AICIS+ ke-24 Tahun 2025

Share this article

PEMBARUAN.ID – Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung kembali mengukir prestasi internasional. Lima dosennya terpilih sebagai peserta Open Panel dalam Annual International Conference on Islam, Science, and Society (AICIS+) ke-24 tahun 2025 yang digelar Kementerian Agama RI.

Salah satunya adalah Wahyu Iryana, sejarawan sekaligus dosen Sejarah Peradaban Islam (SPI). Ia akan mempresentasikan paper berjudul “Reframing Islamic Historiography in Contemporary Geopolitics: Political Legitimacy and Resistance in Futūḥ al-Buldan and the Iran–Israel–U.S. Conflict.”

Penetapan peserta AICIS+ tertuang dalam Keputusan Dirjen Pendidikan Islam Nomor 7181 Tahun 2025. Selain Wahyu, ada pula M. Bisri Mustofa, dosen Prodi Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam (IPII), bersama tiga dosen UIN Raden Intan Lampung lainnya yang juga akan tampil dalam forum bergengsi ini.

AICIS+ 2025 akan berlangsung di Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII) Depok, Jawa Barat. Tahun ini, konferensi mengangkat tema besar tentang ekoteologi, kemajuan teknologi, dan khazanah keilmuan Islam—sebagai ikhtiar menghadirkan solusi atas berbagai krisis global, mulai dari lingkungan, konflik geopolitik, ketimpangan ekonomi, hingga kesehatan publik.

Para peserta diwajibkan mempresentasikan karya ilmiah secara luring, menyerahkan full paper selambat-lambatnya 29 September 2025, serta mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Kementerian Agama RI juga menanggung akomodasi dan transportasi bagi peserta terpilih sebagai bentuk dukungan penuh.

“Terpilihnya kami dalam forum AICIS+ ini merupakan kehormatan besar sekaligus tanggung jawab akademik untuk berkontribusi dalam diskursus global terkait Islam, sains, dan masyarakat. Semoga kesempatan ini bisa memperluas jejaring ilmiah sekaligus membawa nama baik institusi dan daerah,” ujar Wahyu Iryana.

Rektor UIN Raden Intan Lampung menyampaikan apresiasi tinggi atas capaian ini. “Terpilihnya lima dosen UIN Raden Intan Lampung dalam forum internasional AICIS+ 2025 merupakan pengakuan atas kualitas akademik dan kontribusi nyata kampus kita. Prestasi ini membuktikan bahwa UIN Raden Intan Lampung mampu bersaing dalam percaturan ilmiah global dengan gagasan yang relevan dan solutif,” tegasnya.

Adapun tema-tema yang diangkat para dosen UIN Raden Intan Lampung sangat beragam, mulai dari pemanfaatan kecerdasan buatan dalam resolusi konflik, harmoni etnis dan agama, manajemen lingkungan berbasis teknologi pintar, ekoteologi Islam untuk pengurangan emisi karbon, hingga historiografi Islam dalam konteks geopolitik kontemporer.

Keikutsertaan ini diharapkan dapat memperluas kolaborasi riset lintas universitas dan negara, sekaligus memperkuat posisi UIN Raden Intan Lampung sebagai kampus hijau yang terus bertumbuh mendunia. (***/red)


Berlangganan berita gratis di Google News klik disini
Ikuti juga saluran kami di Whatsapp klik disini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *