PEMBARUAN.ID – Kontingen Provinsi Lampung tampil gemilang dan mendominasi perolehan penghargaan dalam ajang CRM Award VI 2025 yang digelar di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, pada 13–16 November 2025. Mengusung tema “Memakmurkan Masjid, Menghebatkan Cabang Ranting”, Lampung berhasil menyabet sejumlah prestasi bergengsi, termasuk gelar juara tertinggi tingkat nasional.
Prestasi puncak diraih oleh Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Bungur, Lampung Timur, yang dinobatkan sebagai Juara 1 Lomba Ranting Unggulan Nasional. Capaian ini menempatkan PRM Bungur sebagai model pengelolaan ranting terbaik se-Indonesia pada perhelatan yang berlokasi di PCM Banjarmasin 04.
Tak hanya itu, prestasi membanggakan juga diraih oleh Masjid At Taqwa Kalirejo, Lampung Tengah, yang sukses meraih Juara 3 Lomba Masjid Unggulan. Kemudian, Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Pringsewu melalui perwakilannya Gusti Adi Pranoto, turut menambah daftar penghargaan dengan Juara 3 Lomba TikTok serta Juara Harapan Lomba Esai Foto.
Atas capaian tersebut, Ketua LPCRPM PP Muhammadiyah, Jamaludin Ahmad, menyampaikan apresiasinya.
“Selamat kepada seluruh pemenang! Teruslah berkarya dan berdakwah. Memakmurkan masjid, menghebatkan cabang ranting,” ujarnya.
Apresiasi serupa juga disampaikan Ketua LPCRPM PWM Lampung, Syamsudin. Ia menegaskan bahwa kemenangan Lampung merupakan bukti kerja keras dan inovasi dalam penguatan basis komunitas.
“Prestasi ini bukan sekadar piala, tetapi cerminan nyata peran cabang dan ranting sebagai penguat persyarikatan dari akar rumput,” tegasnya. Ia juga menambahkan bahwa keberhasilan ini harus menjadi pemantik semangat untuk memperkuat kolaborasi, program, dan pengembangan kader.
Sementara itu, Gusti Adi Pranoto berharap kemenangan Lampung menjadi inspirasi bagi cabang dan ranting lainnya. “Semoga ini mendorong inovasi, penguatan tata kelola, dan peningkatan pelayanan umat di seluruh cabang serta ranting di Lampung,” ujarnya.
Kemenangan Lampung dalam CRM Award VI 2025 dinilai sebagai bukti konkret implementasi tema besar acara tersebut, yaitu memakmurkan masjid dan menghebatkan cabang-ranting melalui program progresif, pemberdayaan komunitas, dan inovasi di tingkat akar rumput. Prestasi ini sekaligus menegaskan Lampung sebagai salah satu motor penggerak pengembangan cabang dan ranting Muhammadiyah di tingkat nasional.














