PEMBARUAN.ID – Pimpinan Wilayah Fatayat Nahdlatul Ulama (PW Fatayat NU) Provinsi Lampung menggelar audiensi dengan Kapolda Lampung, Irjen. Pol. Helmy Santika, S.H., S.I.K., M.Si, di ruang tamu Kapolda.
Rombongan yang dipimpin oleh Ketua PW Fatayat NU, Wirdayati, S.Pd.I., M.Pd.I., disambut hangat oleh Kapolda bersama jajaran, termasuk Kabid Keuangan Wahyuni Maryati, Kabid Propam Kombes Pol. Didik Priyo Sambodo, Dirbinmas Kombes Pol. Vincentius Thirdy Hadmiarso, dan sejumlah pejabat lainnya.
Pertemuan ini bertujuan mempererat silaturahmi sekaligus membangun sinergi antara Fatayat NU dan kepolisian dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif, khususnya bagi perempuan dan anak. Diskusi juga membahas isu strategis, seperti kekerasan terhadap perempuan dan anak, termasuk perkembangan kasus pembunuhan Triyas di Lampung Timur.
Kapolda mengapresiasi inisiatif PW Fatayat NU dan menekankan pentingnya pendekatan persuasif dalam penanganan kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).
Ia menegaskan, perlindungan terhadap perempuan dan anak harus melibatkan seluruh elemen masyarakat—mulai dari RT, lurah, lembaga pendamping, hingga Bhabinkamtibmas. Namun untuk kasus KDRT yang mengancam nyawa, masyarakat diimbau segera melapor ke aparat penegak hukum.
Terkait kasus Triyas, Kapolda menyampaikan bahwa penyelidikan masih berlangsung dan meminta dukungan informasi dari masyarakat untuk mengembangkan kasus tersebut.
PW Fatayat NU menyatakan komitmennya untuk terus aktif dalam isu-isu sosial kemasyarakatan dan mendukung penegakan hukum yang menjunjung keadilan dan keselamatan bagi perempuan. (***/red)














