list

Korban Kanibalisme Suara di Lamteng, Minta Pleno PPK Bongkar C1 Plano

Facebook
Twitter
WhatsApp

PEMBARUAN.ID – Pernyataan Ketua KPU Lampung Tengah Irawan Indrajaya, terkait pleno PPK akan menggunakan C1 Rekapitulasi semakin menguatkan dugaan adanya permainan di tubuh penyelenggara pemilu tersebut.

Hal itu diungkapkan Calon DPRD Provinsi Lampung Munir Abdul Haris, menanggapi pernyataan Irawan dalam video klarifikasinya yang tayang dibeberapa sosial media milik media massa, Jumat (16/02/2024).

Menurut Munir, yang dipersoalkan oleh dirinya bukan sistem informasi rekapitulasi pemilu (Sirekap), melainkan hilangnya suara ketika di rekap dari C1 Plano ke form C1 Hasil.

Kemudian, lanjut Munir, pernyataan Irawan terkait pleno PPK akan merujuk pada C1 Hasil, semakin menguatkan dugaan kanibalisme suara yang merugikan dirinya.

“Ini semakin jelas, jika ada permainan. Saya tidak mempersoalkan Sirekap. Saya mempersoalkan hilangnya suara saya ketika direkap ke form C1 Hasil, sementara di C1 Plano perolehan suara saya sesuai dengan catatan saksi,” kata Munir, Jumat malam.

Atas temuan tersebut, tambah dia, pihaknya akan melapor ke Bawaslu dan meminta agar Bawaslu merekomendasikan KPU, untuk menggunakan C1 Plano dalam rekapitulasi di tingkat kecamatan.

“Ya, harus menggunakan C1 Plano. Sebab, jika tidak banyak perolehan suara saya yang hilang. Karena perubahan perolehan suara itu di C1 Hasil,” tegasnya.

Jika Bawaslu tidak mengeluarkan rekomendasi kepada KPU Lamteng, lanjut Munir, maka pihaknya akan menempuh jalur lain untuk mendesak lembaga penyelenggara pemilu itu.

“Jangan salahkan kami jika kami akan duduki kantor KPU. Ini demi tegaknya demokrasi yang bersih, sesuai dengan apa yang dicita-citakan. Saya juga mengajak peserta pemilu lainnya untik sama-sama mengawal dan menjaga perolehan suaranya,” tutur mantan aktivis pergerakan itu.

Diberikan sebelumnya, Munir dan tim menemukan dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh KPPS Sendang Asih dan Sendangmulyo.

Di mana perolehan suara miliknya berpindah ke rekan separtainya (kanibalisme suara). Meski KPPS setempat berkeras bahwa hal tersebut bukanlah unsur kesengajaan, Munir dan tim terap menuntut agar 4071 TPS se Lamteng dapat melakukan pengecekan ulang C1 Plano dan C1 Rekap guna memastikan perolehan suaranya aman.

“Saya tidak menyangka ini terjadi, tapi ini kami temukan di dua TPS. Karenanya, saya dan tim akan kembali memastikan di TPS lain aman,” kata dia, Kamis (15/02/2024).

Kanibalisme suara, lanjut dia, terjadi di TPS 19 Kampung Sendang Asih dan TPS 4 Desa Sendangmulyo, Kecamatan Sendang Agung, kabupaten setempat.

“Ada rekaman videonya, saat kami melakukan protes. KPPS setempat sempat betkelit, bahwa hal itu hanya kesalahan input akibat kelelahan semata,” jelas dia.

Selain di dua TPS rersebut, terbaru Munir dan tim kembali menemukan perolehan suaranya yang hilang di TPS 5, Sukosari, Kalirejo dimana pada C1 Plano perolehan suara miliknya adalah 14 suara, di C1 Hasil berkurang 10 suara yakni hanya 4 suara.

Kemudian di TPS 3, Sripurnomo, Kalirejo perolehan suara miliknya kembali hilang 10 suara, di C1 Plano tertulis 19 suara, tapi di rekap C1 Hasil hanya 9 suara.

“Bayangkan jika diseluruh TPS suara saya hilang. Ada 4071 TPS se Lamteng, bisa habis suara saya. Jika merujuk rekapitulasi teal count tim saya, saya sudah memperoleh 17.000 suara lebih, ini akan terus kami kawal,” tegasnya. (***)

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Berita Terkait

Copyright © pembaruan.id
All right reserved