PEMBARUAN.ID — Ketegangan internal di tubuh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Lampung mulai menemukan titik terang. Dewan Penasehat PWI Lampung resmi memanggil Ketua Dewan Kehormatan, Dr. Iskandar Zulkarnain (IKZ), serta Ketua PWI Lampung, Wirahadikusumah (Wira), untuk memberikan klarifikasi terkait kesalahpahaman yang terjadi saat Rilis Akhir Tahun Polda Lampung.
Anggota Dewan Penasehat PWI Lampung, H. Noverisman Subing, menyatakan bahwa pemanggilan tersebut merupakan mekanisme organisasi yang wajib ditempuh demi meredakan tensi dan mencari titik temu di antara dua pengurus yang sempat berselisih.
“Apa yang terjadi hanya kesalahpahaman dan ini adalah proses tabayun,” kata pria yang akrab disapa Kanjeng itu.
Ketua PWI Lampung, Wirahadikusumah, menyampaikan apresiasi kepada Dewan Penasehat yang telah menggelar klarifikasi secara terbuka dan objektif. Ia menegaskan bahwa langkah yang ia ambil, termasuk aksi walk out saat acara Polda Lampung, merupakan upaya menjaga marwah organisasi dan bukan persoalan pribadi.
“Jika publik menganggap ada ketegangan, sebenarnya itu tidak benar. Apa yang saya lakukan itu murni atas nama organisasi,” ujar Wira.
Dalam pertemuan tersebut, Dr. Iskandar Zulkarnain menyatakan mundur dari jabatan Ketua Dewan Kehormatan PWI Lampung. Ia memilih fokus menjalankan tugasnya sebagai Wasekjen PWI Pusat.
Wira menambahkan, PWI Lampung akan segera menggelar rapat pleno untuk menentukan pengganti anggota Dewan Kehormatan. Setelah terbentuk, lima anggota DK akan bermusyawarah untuk memilih Ketua DK PWI Lampung yang baru.
Ia juga mengungkapkan bahwa dinamika ini turut menjadi perhatian PWI Pusat. Baik dirinya maupun Dr. Iskandar Zulkarnain akan dimintai klarifikasi lanjutan di Jakarta pada Kamis, 8 Januari 2026.
Dengan langkah-langkah ini, PWI Lampung berharap ketegangan benar-benar mereda dan organisasi kembali berjalan solid sesuai marwah dan mandatnya. (***/red)














