iklan
DUNIA KAMPUSUIN RIL

Sesditjen Pendis Tekankan Pentingnya Kurikulum Berbasis Cinta di Era Digital

×

Sesditjen Pendis Tekankan Pentingnya Kurikulum Berbasis Cinta di Era Digital

Share this article

Sekretaris Direktorat Jenderal (Sesditjen) Pendidikan Islam (Pendis) Kementerian Agama (Kemenag) RI, Prof. Dr. Arskal Salim GP, menegaskan pentingnya penerapan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) sebagai pendekatan baru dalam dunia pendidikan. Hal tersebut ia sampaikan saat memberikan arahan dalam kegiatan Penyusunan Kurikulum Outcome Based Education (OBE) dan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) Fakultas Psikologi Islam (FPI) UIN Raden Intan Lampung, Kamis (6/11/2025) di Ruang Teater lantai 2.

Menurut Prof. Arskal, kurikulum OBE yang saat ini diterapkan di berbagai perguruan tinggi perlu diintegrasikan dengan konsep KBC yang digagas Menteri Agama RI. Ia menilai, di tengah pesatnya perkembangan teknologi, terutama kecerdasan buatan (AI), nilai-nilai kemanusiaan berpotensi tergerus.

“Kurikulum berbasis cinta ini hadir sebagai upaya memitigasi dampak teknologi dan menutup kesenjangan yang terjadi di dunia. Cinta menempatkan kembali sentuhan emosi, hati, dan perasaan agar manusia tetap menjadi manusia seutuhnya,” ujar Prof. Arskal dalam arahannya.

Ia juga menyoroti pentingnya penelitian yang relevan dengan tantangan generasi Z saat ini. Menurutnya, generasi muda membutuhkan dukungan emosional dan spiritual agar mampu tumbuh seimbang di era disrupsi digital.

“Generasi Z hari ini adalah generasi tantangan. Mereka kelompok yang paling banyak membutuhkan support. Maka, kehadiran Fakultas Psikologi Islam akan menjadi wadah menarik untuk menjawab kebutuhan tersebut,” jelasnya.

Prof. Arskal menilai bahwa keberadaan Fakultas Psikologi Islam merupakan bentuk nyata dari integrasi keilmuan yang menjadi cita-cita UIN Raden Intan Lampung. Fakultas ini, menurutnya, membuka pintu bagi penerapan program Kemenag tentang Kurikulum Berbasis Cinta di lingkungan kampus.

“Fakultas Psikologi Islam ini sangat keren. Dari sinilah model integrasi keilmuan itu bisa dibangun, sesuai dengan semangat universitas untuk menghadirkan pendidikan yang menyentuh hati sekaligus berpijak pada ilmu,” tambahnya.

Acara tersebut juga dihadiri oleh Rektor UIN Raden Intan Lampung, Prof. H. Wan Jamaluddin Z., M.Ag., Ph.D., Dekan Fakultas Psikologi Islam beserta jajaran, serta akademisi dan perwakilan mahasiswa. Hadir pula sebagai narasumber, Prof. Dr. Hj. Ulfiah, M.Si., CPCE, MCE, Guru Besar Psikologi Konseling sekaligus Dekan Fakultas Psikologi UIN Sunan Gunung Djati Bandung, yang memaparkan penyusunan kurikulum OBE dan RPS berbasis nilai kemanusiaan.

Dengan kegiatan ini, Fakultas Psikologi Islam UIN Raden Intan Lampung diharapkan dapat menjadi pelopor dalam penerapan Kurikulum Berbasis Cinta, sekaligus memperkuat posisi kampus sebagai pusat pengembangan ilmu berbasis nilai spiritual dan kemanusiaan di Indonesia. (***)


Berlangganan berita gratis di Google News klik disini
Ikuti juga saluran kami di Whatsapp klik disini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *