logo pembaruan
list

Soal Bangunan Sekolah Rusak Parah, FPKB Tegur Kadisdik

Facebook
Twitter
WhatsApp

PEMBARUAN.ID – Anggota Fraksi PKB DPRD Lampung Selatan, Hamdani mengaku telah menegur Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) setempat terkait kondisi sekolah dasar yang mengalami kerusakan cukup parah di dua kecamatan, di Lampung Selatan.

Sekolah tersebut adalah SDN 1 Jatibaru, Kecamatan Tanjung Bintang dan SDN 2 Wonodadi dan SDN 5 Kertosari, Kecamatan Tanjung Sari.

Anggota Dewan dari daerah pemilihan (Dapil) Tanjung Sari, Tanjung Bintang, dan Merbau Mataram itu, mengaku prihatin dengan kondisi sekolah di wilayahnya (Dapilnya) yang rusak dan tak layak digunakan.

“Secara personal kami sudah sampaikan ke Dinas Pendidikan, bahkan dalam pembahasan LKPJ juga sudah disampaikan aspirasinya,” kata Hamdani, Rabu (28/05/2024).

Hamdani melanjutkan terkait sekolah-sekolah yang rusak tersebut juga sudah menjadi cacatan dalam perumusan laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPJ) tahun anggaran 2023, saat paripurna FPKB juga menyoroti sekolah yang memprihatinkan tersebut.

Sebelumnya diberitakan, selain SDN 1 Jatibaru, Tanjung Bintang, dua sekolah di Kecamatan Tanjung Sari, Lampung Selatan yakni di SDN 2 Wonodadi dan SDN 5 Kertosari, juga mengalami kerusakan parah karena lama tidak mendapatkan bantuan renovasi.

Salah satu dewan guru di SDN 2 Wonodadi yang enggan disebut namanya mengatakan, terakhir sekolah tempatnya mengajar itu direnovasi pada tahun 2008.

“Waktu itu pernah direhab pada tahun 2008, hingga sekarang belum ada perubahan perbaikan lagi, pihak sekolah sudah mengusulkan beberapa kali tapi hanya terbantahkan,” kata dewan guru SDN 2 Wonodadi.

Menurutnya, kondisi terparah kerusakan ada di bagian atap yang sering bocor saat hujan dan juga bangku sekolah yang kondisinya sudah rusak.

Sementara itu, kondisi di SDN 5 Kertosari dari penuturan penjaga sekolah, kondisi kerusakan pada bagian atap, plafon, bahkan lantai yang sudah jebol.

Kemudian pada saat musim penghujan, kondisi ruang kelas selalu bocor dan juga banjir bagian bawah, karena kondisi lantai retak dan jebol.

Dengan kondisi tersebut, mereka mengharapkan sekolahnya bisa segera mendapatkan bantuan renovasi, agar aktivitas belajar mengajar bisa berjalan tanpa hambatan. (sandika)

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Berita Terkait

Copyright © pembaruan.id
All right reserved