iklan
BisnisHEADLINE

BRI-Pers Bersinergi Dorong Iklim Investasi Lampung

×

BRI-Pers Bersinergi Dorong Iklim Investasi Lampung

Share this article

PEMBARUAN.ID – Sinergi antara dunia perbankan dan media dinilai menjadi salah satu kunci penting dalam membangun optimisme ekonomi daerah. Semangat itulah yang mengemuka dalam pertemuan jajaran Bank Rakyat Indonesia (BRI) Regional Office Lampung bersama insan pers dan organisasi profesi wartawan di Wahaha Resto, Telukbetung Bandarlampung, Selasa (12/05/2026).

CEO BRI Regional Office Lampung, Andreas Candra menegaskan, BRI tidak hanya berfokus pada layanan perbankan, tetapi juga aktif mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui berbagai program pemberdayaan desa dan pelaku usaha mikro.

Salah satu program yang menjadi perhatian ialah Desa Brilian yang disebut selaras dengan program Pemerintah Provinsi Lampung “Desaku Maju”. Selain itu, BRI juga mengembangkan program desa wisata berbasis budaya sebagai upaya memperkuat ekonomi masyarakat dari tingkat desa.

“Kami ingin mencetak entrepreneur baru dari desa-desa di Lampung. Karena itu, program pemberdayaan yang kami jalankan diarahkan agar masyarakat mampu tumbuh menjadi pelaku usaha mandiri,” ujar Andreas.

Menurutnya, media memiliki peran strategis dalam menciptakan iklim investasi yang sehat melalui pemberitaan yang konstruktif, edukatif, dan berimbang.

“Kami berharap media dapat menjadi mitra dalam membangun optimisme dan menciptakan iklim investasi yang positif di Lampung,” katanya.

Ketua Persatuan Wartawan Indonesia Lampung, Wirahadikusumah menyambut baik keterbukaan BRI terhadap insan pers. Ia menilai banyaknya wartawan dan organisasi profesi yang hadir dalam kegiatan tersebut menjadi gambaran eratnya hubungan antara BRI dan media.

Ia menegaskan, pers tetap mengedepankan fakta serta kaidah jurnalistik dalam setiap pemberitaan. Menurutnya, Undang-Undang Pers bukan hanya menjadi pelindung bagi wartawan, tetapi juga menjamin hak masyarakat untuk memperoleh informasi yang benar.

“Ketika terjadi persoalan dalam praktik jurnalistik, ada mekanisme yang bisa ditempuh sesuai aturan. UU Pers hadir untuk melindungi wartawan sekaligus masyarakat,” ujarnya.

Wirahadikusumah juga menyinggung sejarah panjang BRI yang lahir di Purwokerto pada 1895 sebagai bank rakyat untuk membantu masyarakat kecil keluar dari jeratan rentenir. Nilai tersebut, kata dia, sejalan dengan semangat pers sebagai sarana pembebasan dan pencerdasan publik.

Ia menekankan pentingnya kesamaan visi antara media dan dunia usaha, terutama dalam membedakan informasi biasa dengan produk jurnalistik yang memiliki standar verifikasi dan kaidah pemberitaan.

“Kami terus meningkatkan kapasitas wartawan melalui pendidikan dan pelatihan. Namun, itu tidak bisa dilakukan sendiri. Diperlukan kolaborasi dengan berbagai pihak,” katanya.

Sementara itu, Regional Micro Banking Head BRI Lampung, Rahmad Budi Sulistio menjelaskan, Kredit Usaha Rakyat (KUR) menjadi salah satu instrumen penting dalam memperkuat sektor usaha mikro karena memiliki bunga ringan yang disubsidi pemerintah.

Ia menyebut BRI hingga kini masih menjadi penyalur KUR terbesar di Indonesia. Dana masyarakat yang dihimpun perbankan, lanjut dia, harus disalurkan kembali kepada pelaku usaha yang tepat agar mampu mendorong pertumbuhan ekonomi secara nyata.

Untuk memastikan KUR tepat sasaran, BRI menerapkan pola jemput bola dengan menurunkan tenaga pemasaran langsung ke lapangan dan aktif berkomunikasi dengan tokoh masyarakat.

“Marketing kami turun langsung untuk melihat kondisi masyarakat dan memastikan pembiayaan benar-benar diterima pelaku usaha yang membutuhkan,” ujarnya.

Selain program KUR, BRI juga menjalankan program Sinergi Ultra Mikro atau Senyum sebagai upaya memperluas akses pembiayaan bagi pelaku usaha kecil dan ultra mikro.

Dalam sesi diskusi, perwakilan Lampung Post, Delima turut menyoroti strategi BRI dalam meningkatkan target penyaluran KUR di Lampung di tengah tantangan ekonomi yang terus berkembang.

Sementara, Pemred Pembaruan.id Ariyadi Ahmad menyoriti pluang praktisi digital mendapatkan kredit atau KUR. (***/red)


Berlangganan berita gratis di Google News klik disini
Ikuti juga saluran kami di Whatsapp klik disini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *