PEMBARUAN.ID – Setelah sebelumnya memberikan hibah tanah kepada Nahdlatul Ulama (NU), Pemerintah Provinsi Lampung kini menyerahkan hibah tanah kepada Pimpinan Wilayah (PW) Muhammadiyah Lampung. Penyerahan dilakukan secara simbolis oleh Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal dalam acara Silaturahmi Syawal 1446 H di Hotel Soeltan Luxe, Bandarlampung, Sabtu (12/4/2025).
Luas lahan hibah yang diberikan mencapai 90.000 meter persegi dan terletak di kawasan strategis Pusat Pemerintahan Kota Baru, Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan.
Langkah ini menunjukkan komitmen Pemprov Lampung dalam menjalin kerja sama strategis dengan organisasi keagamaan besar, setelah sebelumnya juga memberikan dukungan serupa kepada NU. Hibah ini diharapkan dapat dimanfaatkan Muhammadiyah untuk memperkuat peran sosial, pendidikan, dan ekonomi umat.
Dalam sambutannya, Gubernur Mirza menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan organisasi kemasyarakatan Islam dalam membangun Lampung yang lebih berkemajuan.
“Muhammadiyah memiliki potensi luar biasa dalam pembangunan. Kehadiran saya di sini bukan sebagai tamu, tapi bagian dari keluarga besar Muhammadiyah,” ujarnya.
Mengusung tema “Bersinergi Membangun Lampung Berkemajuan,” acara ini menjadi momentum mempererat sinergi antara Pemprov Lampung dan Muhammadiyah dalam mendukung visi 2025–2030, khususnya di bidang pertanian, ekonomi kerakyatan, dan pendidikan.
Gubernur juga menyoroti tantangan ekonomi Lampung yang masih perlu dibenahi, terutama dalam hal tata niaga dan pemberdayaan petani. Ia menilai Muhammadiyah, melalui jaringan koperasinya, telah menunjukkan kapasitas ekonomi yang kuat dan dapat menjadi mitra strategis dalam menggerakkan ekonomi daerah.
“Kalau bicara organisasi yang punya kekuatan ekonomi, Muhammadiyah ini luar biasa,” kata Gubernur Mirza.
Selain itu, peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) juga menjadi fokus kerja sama. Dengan jaringan sekolah dan perguruan tinggi yang luas, Muhammadiyah dinilai memiliki posisi penting dalam mencetak generasi unggul dan berdaya saing.
Ketua PW Muhammadiyah Lampung, Prof. Dr. Sudarman, menyambut baik langkah Pemprov dan menyatakan kesiapan Muhammadiyah untuk bersinergi di semua lini.
“Muhammadiyah dari tingkat provinsi hingga desa siap bekerja sama mendukung Lampung yang maju dan unggul,” tegasnya.
Hibah tanah ini menandai babak baru kemitraan strategis antara Pemprov Lampung dan dua ormas Islam terbesar di Indonesia—NU dan Muhammadiyah—sebagai pilar penting dalam pembangunan daerah berbasis nilai-nilai keagamaan dan kebangsaan. (sandika)














