PEMBARUAN.ID — Kafilah Kabupaten Tanggamus kembali menorehkan prestasi gemilang pada Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-52 Tingkat Provinsi Lampung. Wira Adiguna Sutawa, kader Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Rayon MIPA Komisariat Universitas Lampung, berhasil meraih Juara I cabang Lomba Makalah Al-Qur’an, sekaligus mengantarkan Tanggamus ke puncak prestasi ajang tersebut.
Wira Adiguna Sutawa, peserta bernomor PA 674, merupakan warga Kecamatan Gisting, Kabupaten Tanggamus. Keberhasilannya menjadi cerminan peran aktif mahasiswa dan kader organisasi kemahasiswaan Islam dalam mengembangkan kajian Al-Qur’an secara ilmiah, kontekstual, dan relevan dengan tantangan zaman.
Dalam perlombaan itu, peserta mengusung tema Transformasi Digital, yang menekankan pentingnya nilai-nilai Al-Qur’an dalam merespons kemajuan teknologi dan perubahan sosial. Melalui makalah yang disajikan, Wira dinilai mampu menguraikan gagasan secara runtut, argumentatif, dan aplikatif, serta menjawab persoalan umat di tengah arus digitalisasi yang kian pesat.
Prestasi tersebut tidak terlepas dari peran Naili Adilah Hamhij, M.Pd, selaku pembina yang secara konsisten mendampingi proses intelektual Wira. Sejak tahap awal, ia membimbing penguatan kecintaan terhadap Al-Qur’an, penyusunan alur berpikir, hingga pendalaman analisis, yang pada akhirnya melahirkan karya makalah yang matang dan bernas.
MTQ ke-52 Provinsi Lampung menjadi wadah strategis dalam menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an, tidak hanya melalui seni tilawah, tetapi juga melalui penguatan pemikiran dan pengamalan nilai-nilai Qur’ani. Cabang Makalah Al-Qur’an menegaskan bahwa Al-Qur’an tetap relevan sebagai pedoman dalam menyikapi dinamika teknologi dan kehidupan sosial modern.
Capaian ini diharapkan dapat memotivasi generasi muda, khususnya di Kabupaten Tanggamus, untuk terus meningkatkan kualitas keilmuan dan literasi keislaman.
Prestasi tersebut sekaligus mengharumkan nama Tanggamus di tingkat Provinsi Lampung serta menegaskan kontribusi kader PMII dan mahasiswa dalam syiar Al-Qur’an yang berilmu, adaptif, dan berakhlak mulia. (***/red)














