PEMBARUAN.ID – Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL) kembali memperkuat lini depan pendidikan nasional dengan mengukuhkan 1.194 guru profesional. Pengukuhan dilakukan melalui Prosesi Pengukuhan Guru Profesional Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) untuk Guru Pendidikan Agama Islam dan Guru Madrasah, Batch 1 Tahun 2025, yang digelar secara hybrid, Minggu (23/2/2025).
Acara yang digelar Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) UIN RIL tersebut menandai kelulusan peserta dari berbagai penjuru tanah air. Tidak hanya didominasi dari Lampung, para guru yang dikukuhkan berasal dari Aceh, Bengkulu, Kepulauan Bangka Belitung, Riau, Jambi, Sumatera Selatan, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, DI Yogyakarta, Bali, Banten, Kalimantan, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi, Maluku, hingga Papua Barat.
Dari total 1.194 peserta, sebanyak 160 orang hadir secara langsung di Gedung Serba Guna (GSG) KH Ahmad Hanafiah, sementara sisanya mengikuti prosesi secara daring melalui platform Zoom dan disiarkan langsung via kanal YouTube resmi UIN RIL.
Dekan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) UIN RIL, Prof. Dr. Hj. Nirva Diana, M.Pd., dalam laporannya menyampaikan rasa syukur atas kelulusan 100 persen peserta dengan predikat membanggakan. “Tingkat kelulusan 100 persen ini bukan hadiah, tetapi hasil dari kerja keras bapak dan ibu semua, serta dedikasi dosen, guru pamong, dan seluruh pihak yang terlibat,” tegasnya di hadapan para hadirin.
Prof. Nirva menjelaskan, para peserta telah menjalani rangkaian proses pendidikan yang ketat, mulai dari pembelajaran mandiri, induksi, try out, Uji Kinerja (UKIN), hingga Uji Pengetahuan (UP). Semua tahapan dirancang untuk menghasilkan guru yang kompeten dan berintegritas.
Pengukuhan kali ini mencakup peserta dari tujuh mata pelajaran, yaitu Akidah Akhlak (198 orang), Fiqih (99 orang), Al-Qur’an Hadits (100 orang), Sejarah Kebudayaan Islam (99 orang), Pendidikan Agama Islam (299 orang), Madrasah Ibtidaiyah (299 orang), serta Raudhatul Athfal (100 orang).
Dalam sambutannya, Prof. Nirva menekankan peran strategis para lulusan sebagai agen perubahan. “Melalui pendidikan, kita mengubah yang tidak tahu menjadi tahu, yang tidak terampil menjadi terampil, dan yang tidak mau menjadi mau. Saat ini, yang kita dekati terlebih dahulu adalah hati anak-anak,” ujarnya penuh semangat. Ia berharap para guru dapat membentuk pola pikir, karakter, dan hati peserta didik untuk kemajuan bangsa.
Acara yang dihadiri para Wakil Dekan FTK, pimpinan prodi, dosen, guru pamong, serta perwakilan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung tersebut juga diwarnai apresiasi khusus. Prof. Nirva menyampaikan penghargaan tinggi kepada salah satu peserta, Muhammad Fadli asal Aceh Utara, yang tetap hadir langsung meski daerah asalnya sedang dilanda musibah bencana. “Kita berdoa bersama untuk saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah,” tuturnya.
Keberhasilan program PPG Batch 1 ini dinilai sebagai bukti konkret sinergi yang kuat antara mahasiswa, dosen, guru pamong, dan pengelola dalam mencetak calon pendidik profesional yang siap berkontribusi di seluruh wilayah Indonesia. (***)














