iklan
LEGISLATIF

Legislator PKB Soroti Maraknya Konten LGBT

×

Legislator PKB Soroti Maraknya Konten LGBT

Share this article

Dorong Edukasi dan Pencegahan Sejak Dini

PEMBARUAN.ID – Anggota Komisi IV DPRD Kota Bandar Lampung dari Fraksi PKB, Ahmad Mughis, menyampaikan keprihatinannya atas maraknya konten serta penyebaran kelompok LGBT (lesbian, gay, biseksual, dan transgender) yang dengan mudah diakses melalui media sosial.

Menurutnya, fenomena ini harus menjadi perhatian serius semua pihak, terutama aparat penegak hukum. Ia juga menyambut baik rencana pemerintah yang tengah menggagas peraturan daerah (Perda) terkait perilaku menyimpang tersebut.

“Di Komisi IV memang belum ada pembahasan khusus soal ini, namun kami mendukung langkah-langkah tegas dari aparat kepolisian maupun pihak berwenang untuk menindaklanjuti,” ujar politisi muda yang akrab disapa Agis, Rabu (09/07/2025).

Agis menegaskan bahwa sikapnya bukan bentuk kebencian terhadap individu, melainkan penolakan terhadap penyebaran perilaku menyimpang yang bertentangan dengan nilai agama, norma sosial, dan budaya bangsa.

“Kebebasan berekspresi memang penting, tapi tetap harus ada batasan jika hal itu berdampak negatif terhadap masyarakat,” tegasnya.

Ia juga menyoroti kelompok pelajar dan generasi muda yang dianggap rentan terpapar konten negatif, termasuk LGBT. Untuk itu, Agis mendorong adanya pendekatan sistematis dalam dunia pendidikan, mulai dari penguatan pendidikan karakter hingga peran aktif bimbingan konseling di sekolah.

“Banyak hal yang bisa dilakukan untuk mencegah perilaku menyimpang. Salah satunya dengan menanamkan pendidikan karakter dan moral sejak usia dini,” katanya.

Lebih lanjut, ia mendorong agar materi terkait gender dan seksualitas diintegrasikan secara edukatif dalam kurikulum pendidikan, agar siswa memiliki pemahaman yang utuh dan sehat.

“Penting juga meningkatkan peran guru BK. Jika ada siswa yang menunjukkan kecenderungan menyimpang, bisa ditangani secara psikologis dengan tepat,” imbuhnya.

Agis juga mengingatkan pentingnya peran guru dan orang tua dalam melakukan pengawasan terhadap anak-anak, terutama di era digital yang akses informasinya sangat terbuka.

“Pengawasan dari guru dan orang tua sangat penting. Apalagi di zaman sekarang, di mana arus informasi begitu bebas. Ini harus disiasati agar anak-anak tidak salah arah,” ujarnya.

Sebagai bagian dari upaya edukasi masyarakat, Agis mengajak para legislator untuk memanfaatkan program Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan (PIP-WK) sebagai ruang edukatif untuk menyentuh isu-isu sosial aktual seperti penyebaran LGBT dan judi online.

“PIP-WK jangan hanya menjadi forum penguatan Pancasila secara formal, tetapi juga menyentuh persoalan aktual yang merusak nilai-nilai Pancasila seperti LGBT dan judi online,” tegasnya.

Ia memastikan bahwa Fraksi PKB akan terus mendorong agar isu ini menjadi bagian penting dalam setiap kegiatan PIP-WK, sebagai bentuk tanggung jawab moral menjaga masa depan generasi bangsa. (sandika)


Berlangganan berita gratis di Google News klik disini
Ikuti juga saluran kami di Whatsapp klik disini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *