iklan
KOMUNITASNASIONAL

Kongres PMII Ricuh, Pleno Pertama Diskor

×

Kongres PMII Ricuh, Pleno Pertama Diskor

Share this article

PEMBARUAN.ID – Tahapan forum sidang pleno pertama dalam Kongres Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) ke-XXI di Palembang, Sumatera Selatan, harus ditunda akibat kericuhan di antara peserta sidang.

Peserta sidang dari cabang Bandarlampung, Agung Fajri, menyatakan ketegangan terjadi karena ketidakpuasan peserta terhadap sikap pimpinan sidang (Pimsid) yang dinilai bertindak semaunya tanpa memperhatikan instruksi dari para peserta.

“Semestinya pimpinan sidang menanggapi instruksi dari tiap peserta, bukan asal ketok saja,” ujarnya saat diwawancarai di arena kongres, Rabu (14/08/2024).

Agung menambahkan, jalannya pleno pertama ini mencerminkan adanya unsur kepentingan yang kuat, terlihat dari sikap pimpinan sidang yang otoriter.

“Kongres ini cacat terlihat dari forum pleno yang memiliki pimpinan sidang yang otoriter,” jelasnya.

Pimpinan sidang seharusnya berasal dari unsur steering committee (SC), namun kenyataannya, pimpinan sidang saat ini bukan dari SC. Kondisi ini membuat para peserta sidang marah dan mempertanyakan keabsahan surat mandat yang ditandatangani langsung oleh SC.

“Kami paksa untuk menunjukkan surat mandat, namun dia tidak bisa menunjukkan surat itu,” tambahnya.

Agung juga mengkritik keseluruhan proses kongres yang menurutnya dipenuhi oleh kepentingan pribadi dan kelompok tertentu, tanpa memikirkan dampak terhadap kader-kader PMII yang sebenarnya ingin belajar melalui kongres ini.

“Dari panitia hingga unsur PB, semuanya penuh dengan kepentingan. Kongres ini sudah cacat,” tutupnya.

Untuk diketahui, forum sidang pleno yang dijadwalkan mulai pada pukul 18.30 WIB sempat diwarnai kemarahan peserta sejak dimulainya sidang.

Sebelumnya, forum sidang pleno telah dua kali tertunda karena ketidakhadiran SC maupun PB PMII. (agis)


Berlangganan berita gratis di Google News klik disini
Ikuti juga saluran kami di Whatsapp klik disini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *