logo pembaruan
Instal Aplikasi di Luar App Store
list

Pemilik iPhone di Uni Eropa Kini Bisa Instal Aplikasi di Luar App Store Berkat DMA

Facebook
Twitter
WhatsApp

PEMBARUANID – Pemilik iPhone di Uni Eropa kini memiliki kebebasan baru untuk mendownload aplikasi di luar App Store melalui praktik yang dikenal sebagai “sideloading.” Perubahan ini merupakan hasil dari pemberlakuan regulasi Digital Markets Act (DMA) di Uni Eropa, yang memberikan dampak signifikan terhadap ekosistem aplikasi di platform iOS.

DMA mengimpose beberapa kewajiban baru kepada perusahaan teknologi dengan jumlah pengguna bulanan melebihi 45 juta dan kapitalisasi pasar di atas US$ 82 miliar. Salah satu aspek utama dari regulasi ini adalah memastikan bahwa aplikasi yang dibuat oleh perusahaan tersebut dapat berinteraksi dengan aplikasi dari pesaing, serta memberikan kebebasan kepada pengguna untuk memilih aplikasi bawaan yang diinstal di perangkat mereka. Baca juga : Kapan Iphone 15 Masuk Indonesia?

Pengembang Dapat Menyediakan App Store Alternatif di Iphone

Mulai Maret 2024, pengembang aplikasi dapat menyediakan toko aplikasi alternatif untuk iPhone dan memiliki kebebasan untuk tidak menggunakan sistem pembayaran Apple yang selama ini mengenakan komisi sebesar 30 persen dari nilai transaksi in-app purchase di iPhone.

Meskipun demikian, pengembang tetap harus melewati proses review oleh Apple untuk memastikan keamanan aplikasi dan mencegah potensi penipuan. Dalam proses ini, pengembang juga akan dikenakan “biaya teknologi inti,” meskipun mereka memilih untuk tidak menggunakan layanan pembayaran Apple.

Instal Aplikasi di Luar App Store (1)

CEO Epic Games, Tim Sweeney, mengkritik keras kebijakan baru Apple, menyebutnya sebagai “sampah.” Epic Games sebelumnya telah menggugat model bisnis App Store ke pengadilan Amerika Serikat. Sweeney menegaskan bahwa model baru ini tidak sejalan dengan hukum yang berlaku di Uni Eropa.

“Apple mengklaim bahwa mereka memungkinkan persaingan dengan toko aplikasi lainnya. Namun, mereka masih memiliki kekuasaan untuk memblokir upaya seperti Epic Games yang ingin meluncurkan toko aplikasi sendiri atau melarang penjualan Fortnite di sana,” kata Sweeney.

Apple baru-baru ini merilis perangkat baru untuk pengembang aplikasi, yang akan berdampak pada pengguna iPhone setelah mendapatkan update iOS pada Maret mendatang.

Tidak hanya Epic Games, perusahaan teknologi lain, termasuk Spotify, telah lama mengkritik komisi dan pembatasan yang dikenakan Apple melalui App Store. Gugatan-gugatan hukum belakangan ini telah mendorong Apple untuk melakukan perubahan kebijakan.

Meskipun sebelumnya Apple berjanji untuk mengubah aturan yang melarang aplikasi di iPhone memasang link pembayaran ke luar aplikasi, mereka tetap membebankan komisi sebesar 27 persen dari transaksi melalui link tersebut, serta biaya pemrosesan sebesar 3 persen.

Di Uni Eropa, aturan baru memungkinkan pengembang untuk menggunakan layanan pembayaran pihak ketiga di App Store tanpa pungutan tambahan. Apple juga membebaskan pengguna iPhone di Uni Eropa untuk memilih browser bawaan dan aplikasi pembayaran tanpa sentuhan, memungkinkan mereka menggunakan platform pembayaran selain Apple Pay. (ramarunov)

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Berita Terkait

Copyright © pembaruan.id
All right reserved