iklan
HEADLINEPOLITIK

Setelah Jokowi dan Gibran, PDIP Segera Pecat Eva Dwiana?

×

Setelah Jokowi dan Gibran, PDIP Segera Pecat Eva Dwiana?

Share this article

PEMBARUAN.ID – Gelombang pemecatan kader terus dilakukan oleh PDI Perjuangan (PDIP) setelah sebelumnya mencuat nama-nama besar seperti Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming Raka, dan Bobby Nasution. Kini, isu pemecatan mencuat terkait Wali Kota Bandarlampung, Eva Dwiana, yang diduga melanggar garis kebijakan partai.

Sekretaris DPD PDIP Lampung, Sutono, menyatakan bahwa pihaknya sedang mengumpulkan data terkait kader yang tidak mengikuti arahan partai, termasuk mereka yang maju dalam Pilkada melalui partai lain.

“DPD saat ini meminta kepada DPC untuk melaporkan kader yang membelot dari perintah partai, termasuk Eva Dwiana,” ujar Sutono, Rabu (18/12/2024).

Nasib Eva Dwiana di Ujung Tanduk
Sutono menegaskan bahwa kader PDIP yang tidak “tegak lurus” terhadap kebijakan partai akan diajukan ke Dewan Kehormatan.

“Siapapun yang tidak satu garis akan kita ajukan, tak terkecuali Eva Dwiana,” tegasnya.

Kasus Eva Dwiana mencuat karena ia maju dalam Pilkada Kota Bandarlampung dengan dukungan partai lain. Langkah ini dinilai bertentangan dengan aturan partai yang melarang kader mencalonkan diri melalui partai selain PDIP.

Sutono menjelaskan bahwa laporan kader-kader yang dianggap melanggar akan disampaikan kepada Dewan Kehormatan PDIP dalam momentum Rapat Kerja Nasional (Rakernas).

“DPD hanya bertugas melaporkan nama-nama kader yang membelot. Sanksi seperti apa itu sepenuhnya wewenang Dewan Kehormatan,” tambahnya.

Gelombang Pemecatan Besar-besaran
PDIP sebelumnya telah memecat 27 kader yang dianggap melanggar etik, termasuk maju Pilkada melalui partai lain. Nama-nama seperti Jokowi, Gibran, dan Bobby masuk di atara 27 nama tersebut.

Kini, perhatian tertuju pada Eva Dwiana. Apakah ia akan menjadi nama besar berikutnya yang terdepak dari partai berlambang banteng moncong putih ini? Atau, akankah ada upaya mediasi yang dapat menyelamatkan posisinya? Jawabannya kini bergantung pada keputusan Dewan Kehormatan PDIP. (sandika)


Berlangganan berita gratis di Google News klik disini
Ikuti juga saluran kami di Whatsapp klik disini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *