iklan
METROPOLISPEMILUPOLITIK

Debat Perdana Pilwakot Balam: Tarung Gagasan dan Saling Serang Program

×

Debat Perdana Pilwakot Balam: Tarung Gagasan dan Saling Serang Program

Share this article

PEMBARUAN.ID – Debat perdana pemilihan walikota Bandarlampung berlangsung panas, dengan kedua pasangan calon (Paslon) saling lempar kritik. Pasangan nomor urut 1, Reihana-Aryodhia, dan pasangan nomor urut 2, Eva Dwiana-Deddy Amrullah, tak segan mengajukan sanggahan satu sama lain dalam upaya menyampaikan visi dan solusi bagi kota Bandarlampung.

Calon walikota nomor urut 1, Reihana, menekankan bahwa forum debat adalah kesempatan penting untuk menyampaikan gagasan dan kritik demi menghadirkan solusi bagi kota.

“Forum debat ini adalah wadah yang baik untuk menyampaikan sanggahan agar solusi-solusi yang tepat bisa tercipta,” ujar Reihana dalam konferensi pers di Hotel Emersia, Senin (28/10/2024).

Reihana menambahkan, kritik yang ia sampaikan didasarkan pada data dan fakta lapangan. Ia menyoroti beberapa isu utama, seperti utang pemerintah kota yang belum terbayarkan, masalah banjir, tingginya angka kemiskinan, serta kemacetan di Bandarlampung.

“Banjir adalah masalah utama yang perlu ditangani dengan optimalisasi drainase, aliran sungai, area resapan, dan ruang terbuka hijau,” katanya.

Mengenai kemacetan, ia menyebut pentingnya sinergi dengan pemerintah pusat untuk pendanaan yang memadai.

Dalam kritiknya, Reihana juga menyinggung program Eva Dwiana terkait pembangunan flyover sebagai solusi kemacetan. Menurut Reihana, penambahan flyover justru memperparah kemacetan di sejumlah titik kota.

Sementara itu, calon walikota nomor urut 2, Eva Dwiana, menanggapi kritik Reihana dengan santai. Ia menilai utang pemerintah kota adalah hal wajar, bahkan pemerintah pusat dan provinsi pun memiliki utang untuk keperluan pembangunan.

“Pembangunan butuh pendanaan. Kita meminjam dulu untuk membangun, lalu melunasi setelahnya,” tegas Eva.

Menanggapi kritik soal flyover, Eva menilai proyek tersebut sebagai solusi efektif untuk mengurai kemacetan di Bandarlampung. “Flyover ini solusi yang telah kami pikirkan matang-matang,” ujarnya.

Debat perdana Pilwakot Kota Bandarlampung kali ini mengusung tema pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat. Acara tersebut diselenggarakan di Hotel Emersia, dimulai pukul 19:00 WIB, dan diikuti oleh antusiasme masyarakat yang ingin mengetahui lebih dalam rencana dan komitmen masing-masing calon. (sandika)


Berlangganan berita gratis di Google News klik disini
Ikuti juga saluran kami di Whatsapp klik disini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *