PEMBARUAN.ID — Polda Lampung menyampaikan permohonan maaf kepada Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Lampung atas kekeliruan dalam penyelenggaraan Rilis Akhir Tahun Polda Lampung.
Permohonan maaf tersebut disampaikan langsung oleh Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Yuni Iswandari Yuyun, saat berkunjung ke Balai Wartawan, Sekretariat PWI Lampung, Selasa (30/12/2025).
“Atas nama pimpinan, saya menyampaikan permohonan maaf kepada PWI Lampung atas kekeliruan di acara Rilis Akhir Tahun Polda Lampung,” ujar Kombes Yuni. Ia mengakui adanya kekeliruan dalam menentukan pihak yang diundang, sehingga memicu miskomunikasi.
Sebagai penyelenggara, Yuni menegaskan bahwa insiden tersebut menjadi evaluasi penting. “Miskomunikasi ini menjadi pelajaran berharga untuk saya dan jajaran Humas Polda Lampung,” tambahnya.
Ketua PWI Lampung, Wirahadikusumah, menerima baik kunjungan dan klarifikasi tersebut. Ia menegaskan bahwa PWI Lampung dan Polda tidak memiliki persoalan. Menurutnya, polemik yang muncul hanyalah masalah internal organisasi.
“Saya tegaskan PWI Lampung dan Polda tidak ada persoalan. Yang kemarin hanya masalah internal PWI saja,” kata Wira.
Sebagai informasi, Wira sebelumnya memilih walk out saat acara Rilis Akhir Tahun Polda Lampung pada Senin (29/12/2025), usai mengetahui keberadaan Wasekjen PWI Pusat Iskandar Zulkarnain yang hadir tanpa koordinasi dengan PWI Lampung dan ditempatkan di podium bersama Kapolda Lampung dan Kabid Humas.
Perkuat Sinergitas
Dalam kesempatan tersebut, Kombes Yuni menegaskan bahwa Polda Lampung tetap berkomitmen menjaga sinergi dengan PWI Lampung sebagai mitra strategis. “Polda dan PWI Lampung tetap bersinergi dengan baik. Semoga sinergitas tetap terjaga secara profesional,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa Polda selalu terbuka terhadap masukan insan pers dan berupaya membangun komunikasi yang sehat demi menjaga kepercayaan publik.
Ketua PWI Lampung menyambut baik sikap tersebut. “Hubungan PWI dan Polda tetap terjaga dengan baik. Kami selalu menjunjung tinggi profesionalisme dan siap bersinergi demi kepentingan masyarakat,” tegas Wira.
Dengan klarifikasi dan silaturahmi ini, kedua pihak memastikan bahwa miskomunikasi telah tuntas dan kerja sama tetap berjalan solid. (***/red)














