PEMBARUAN.ID – Di pagi yang cerah, suasana TPS 08 Kelurahan Seputih Jaya, Gunung Sugih, Lampung Tengah, terlihat ramai oleh warga yang datang untuk menunaikan hak pilih mereka.
Di antara antrean panjang, hadir sosok yang tak asing bagi masyarakat setempat, Ketua Jaga Nusantara, Gus Hisyamudin, bersama istrinya, Ning Neli Wijayanti.
Rabu (27/11/2024) ini menjadi momen penting. Gus Hisyamudin, dengan ciri khas kesederhanaannya, berjalan mantap menuju bilik suara.
“Hari ini bukan sekadar memilih pemimpin, tapi memilih arah masa depan,” ucapnya singkat namun sarat makna. Ning Neli pun turut menyampaikan bahwa partisipasi adalah kunci perubahan.
Di balik suasana demokrasi yang penuh harap, ada pesan moral yang disampaikan pasangan ini: pemilu bukan hanya tentang siapa yang menang, tapi bagaimana rakyat berdaya menentukan masa depan bangsa.
Di TPS ini, tidak hanya suara Gus Hisyamudin yang dihitung, tetapi juga simbol harapan seluruh masyarakat Indonesia untuk pemimpin yang lebih adil, bijak, dan peduli pada rakyat kecil.
Gunung Sugih menjadi saksi, bahwa pemilu adalah momen ketika suara paling kecil sekalipun memiliki arti besar.
Karena sejatinya, politik adalah tentang melayani, bukan sekadar merebut kekuasaan. Di TPS 08 ini, demokrasi hidup dalam senyap tinta dan bilik suara.
Selamat datang di pesta rakyat, di mana harapan lahir di setiap suara. Kita semua punya peran untuk menjaga nusantara. (***)














