logo pembaruan
list

Mahasiswi FEBI UIN RIL Memukau Penonton di Ummatic Festival 3.0 Malaysia

Facebook
Twitter
WhatsApp

PEMBARUANID – Tiga mahasiswi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung (UIN RIL) mendapatkan kesempatan istimewa untuk mewakili Indonesia di Malam Kesenian Ummatic & Al-Fateh Bersholawat pada Ummatic Festival 3.0 di Ipoh, Perak, Malaysia.

Agrayi Afifa Putri, Nadia Oktaviani, dan Ajeng Dwi Rahayu, mahasiswi Program Studi Akuntansi Syariah FEBI UIN RIL, menampilkan Tari Bedana (tarian khas Lampung) yang memukau di hadapan Paduka Seri Sultan Perak Darul Ridzuan, DYMM Raja Permaisuri Perak Darul Ridzuan, dan YB Senator Menteri di Jabatan Perdana Menteri (Hal Ehwal Agama) beserta istri.

Penampilan mereka disambut tepuk tangan meriah dari para penonton. Tarian Bedana yang menggambarkan keceriaan dan kegembiraan masyarakat Lampung ini menjadi perkenalan budaya Indonesia yang istimewa di festival internasional tersebut.

Malam Kesenian Ummatic & Al-Fateh Bersholawat dimeriahkan dengan berbagai pertunjukan seni dari Malaysia, Brunei Darussalam, Thailand, Turki, dan Singapura. Selain itu, acara ini juga diisi dengan lantunan sholawat bersama yang dipimpin oleh para pemuka agama setempat, ta’mir Masjid Muhammad Al-Fateh, perwakilan delegasi berbagai negara, dan diiringi oleh grup qasidah daerah setempat. Dosen dan mahasiswa FEBI UIN RIL turut berpartisipasi dalam sholawat bersama, menambah kemeriahan dan kekhusyukan acara.

Dekan FEBI UIN RIL, Prof. Dr. Tulus Suryanto, M.M., Akt., CA., menyampaikan rasa haru dan bangganya atas penampilan mahasiswinya. “Saya sangat terharu dan bahagia melihat penampilan tarian Lampung yang disajikan oleh mahasiswi kita. Sebuah kebanggaan bagi saya dan mereka karena telah mendapatkan kesempatan emas tampil di hadapan Sultan Perak dan Perdana Menteri. Dari beberapa kampus Indonesia yang mengikuti program ini, delegasi FEBI UIN RIL terpilih sebagai perwakilan Indonesia. Apresiasi saya untuk mereka,” tegas Prof. Tulus.

Keikutsertaan dosen dan mahasiswa FEBI UIN RIL dalam Ummatic Festival 3.0 merupakan kesempatan berharga untuk memperkenalkan budaya Indonesia kepada dunia internasional, menjalin hubungan dengan mahasiswa dan pemuda muslim dari negara-negara lain, serta menunjukkan talenta dan potensi generasi muda Indonesia.

Mengenal Tari Bendana

Tari Bedana adalah tarian tradisional Lampung yang berasal dari daerah Pesisir Barat. Tarian ini biasanya ditampilkan dalam berbagai acara adat dan budaya, seperti pernikahan, penyambutan tamu, dan festival budaya.

Tarian Bedana dibawakan oleh sekelompok penari wanita dengan menggunakan pakaian adat Lampung yang berwarna-warni. Gerakan tarian ini dinamis dan energik, dengan diiringi oleh musik tradisional Lampung yang menggunakan alat musik seperti gamolan, serdam, dan kulintang.

Tarian Bedana memiliki makna simbolis yang menggambarkan keceriaan dan kegembiraan masyarakat dalam menyambut tamu. Gerakan-gerakan dinamis dalam tarian ini melambangkan semangat dan vitalitas masyarakat Lampung, sedangkan pakaian adat yang berwarna-warni melambangkan keragaman budaya dan tradisi Lampung.

Apa itu Ummatic Festival 3.0?

Ummatic Festival 3.0 adalah sebuah festival pendidikan, seni budaya, dan dakwah Islamiyah yang diselenggarakan oleh Masjid Muhammad Al-Fateh Malaysia yang berkolaborasi dengan perguruan tinggi berbagai negara, dan pihak lainnya. Festival ini bertujuan untuk mempererat tali persaudaraan antar umat Islam di seluruh dunia, serta untuk menyebarkan dakwah Islam dengan cara yang kreatif dan inovatif.

Ummatic Festival 3.0 berlangsung selama 7 hari, dari tanggal 4 hingga 10 Maret 2024, di berbagai lokasi di Malaysia. Festival ini menghadirkan berbagai kegiatan, seperti seminar, workshop, pameran, dan pertunjukan seni dan budaya dari berbagai negara.

Keberhasilan mahasiswi FEBI UIN RIL di Ummatic Festival 3.0 menunjukkan komitmen UIN RIL dalam mengembangkan karakter dan talenta generasi muda Indonesia yang berwawasan global dan berwawasan kebangsaan.

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Berita Terkait

Copyright © pembaruan.id
All right reserved