iklan
DAERAHMETROPOLIS

Jadi Bupati Definitif, Ini Pesan Gubernur untuk Ayu Asalasiyah

×

Jadi Bupati Definitif, Ini Pesan Gubernur untuk Ayu Asalasiyah

Share this article

PEMBARUAN.ID – Di Balai Keratun Lantai 3, Komplek Kantor Pemerintah Provinsi Lampung, Selasa (10/6/2025), lembar baru sejarah Way Kanan ditorehkan. Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, resmi melantik Ayu Asalasiyah sebagai Bupati Way Kanan periode 2025–2030.

Dalam sambutannya, Gubernur Mirza menyampaikan pesan mendalam: bahwa kepemimpinan bukanlah soal jabatan, melainkan soal pengabdian. Ia menegaskan bahwa menjadi kepala daerah bukan sekadar menerima kehormatan, tetapi memikul amanah besar dari rakyat.

“Selamat bertugas kepada Saudari Ayu Asalasiyah. Semoga senantiasa diberi kekuatan, kesehatan, dan kelapangan hati dalam mengemban amanah rakyat Way Kanan,” ujar Mirza, penuh harap.

Turut hadir dalam momen bersejarah tersebut, Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela, serta Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza, menandai kuatnya dukungan lintas institusi terhadap kepemimpinan baru Way Kanan.

Dari Duka, Lahir Tanggung Jawab Baru

Ayu bukanlah sosok baru. Ia sebelumnya menjabat sebagai Wakil Bupati Way Kanan, mendampingi Alm. Bupati Ali Rahman. Namun, setelah wafatnya Bupati Ali pada Maret 2025, Ayu dengan cepat menjawab panggilan tanggung jawab sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Bupati. Kini, statusnya diteguhkan sebagai bupati definitif.

“Kita semua tentu berduka atas wafatnya Bupati sebelumnya. Namun roda pemerintahan tidak boleh terhenti. Tugas dan harapan rakyat harus terus berjalan,” ujar Gubernur Mirza, menegaskan pentingnya kontinuitas dalam kepemimpinan.

Tugas Berat Menanti, Kolaborasi Jadi Kunci

Gubernur Mirza mengingatkan, berbagai tanggung jawab kini menanti Ayu: mulai dari memimpin pelaksanaan urusan pemerintahan, menjaga ketenteraman dan ketertiban masyarakat, hingga menyusun rencana pembangunan jangka menengah dan panjang bersama DPRD.

“Semua itu harus dilaksanakan sesuai peraturan perundang-undangan, dan yang lebih penting lagi: dengan semangat pelayanan kepada masyarakat,” katanya tegas.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antarwilayah. Kabupaten Way Kanan, kata Mirza, harus menjadi bagian dari orkestrasi besar pembangunan Lampung.

“Pembangunan lima tahun ke depan tidak boleh berdiri sendiri. Harus terintegrasi dalam RPJM dan RPJP Provinsi Lampung, untuk bersama-sama kita wujudkan visi Lampung Maju Menuju Indonesia Emas 2045,” serunya.

Gubernur pun mengajak Bupati Ayu membuka ruang komunikasi seluas-luasnya, baik dengan Pemerintah Provinsi maupun Pemerintah Pusat.

“Mari kita saling menopang. Bersama kita sukseskan pembangunan dan pelayanan publik. Bersama kita ukir sejarah baru untuk Lampung dan Indonesia.”


Perempuan Pemimpin, Harapan Baru

Dalam kesempatan itu, Purnama Wulan Sari Mirza turut menyerahkan surat tugas Plt Ketua Tim Penggerak PKK, Ketua Dekranasda, dan Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Way Kanan, kepada Bupati Ayu.

Kehadiran Ayu Asalasiyah sebagai Bupati definitif tak hanya menandai kelanjutan pemerintahan Way Kanan. Ia juga menjadi simbol kebangkitan pemimpin perempuan: yang hadir bukan untuk bersaing, tetapi untuk melayani—dengan hati, dengan tekad, dan dengan keberanian. (sandika)


Berlangganan berita gratis di Google News klik disini
Ikuti juga saluran kami di Whatsapp klik disini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *