PEMBARUAN.ID – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandarlampung mengingatkan warga akan potensi banjir di beberapa kecamatan.
Menurut Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD, Sarkoni, daerah rawan banjir meliputi Kecamatan Panjang, Telukbetung Utara, Telukbetung Timur, Kedamaian, Bumi Waras, Rajabasa dan kelurahan di beberapa kecamatan lain di Bandarlampung.
“Kami telah mengimbau seluruh lurah untuk aktif bergotong-royong bersama warga secara rutin, terkhusus membersihkan selokan dari sampah yang kerap menyumbat aliran air,” kata Sarkoni.
Menurut dia, faktor penyebab Banjir di antaranya ialah, curah hujan tinggi dan merata, bentuk lahan datar dan rendah, jenis tanah tidak dapat menyerap air dengan baik, kepadatan bangunan tinggi dan pembuangan sampah sembarangan.
“Upaya pencegahan bisa dilakukan dengan gotong-royong membersihkan selokan dan saluran air, menghindari pembuangan sampah sembarangan, meningkatkan kesadaran masyarakat akan risiko banjir,” jelas dia.
Ia pun mengimbau warga untuk lebih berhati-hati saat berkendara di saat hujan. Menurut dia, saat ini hujan seringkali disertai angin kencang yang kerap menumbangkan pohon.
Berdasarkan sumber yang dilansir dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana, pada 2022 banjir di Bandarlampung mengakibatkan kerugian material sebesar Rp 10,7 miliar. Badan Pusat Statistik mencatat 5974 hektar wilayah Kota Bandarlampung rawan banjir.(agis)














