Hai, Sahabat! Sudah mulai deg-degan belum menyambut bulan Ramadan? Sambil menunggu pengumuman resmi, yuk kita bahas berapa hari lagi puasa 2026 dimulai dan segala persiapan seru yang bisa kita lakukan!
Berdasarkan perhitungan astronomi, puasa 2026 atau Ramadan 1447 Hijriah diperkirakan akan dimulai pada Rabu, 18 Februari 2026. Menariknya, awal puasa tahun ini berdekatan dengan libur Tahun Baru Imlek, jadi jadwal bulan Februari-Maret 2026 bakalan penuh dengan momen spesial. Namun perlu diingat, tanggal ini masih prediksi. Penetapan resminya tetap menunggu sidang isbat oleh Kementerian Agama RI yang biasanya digelar pada hari ke-29 bulan Syakban.
Penasaran detailnya? Simak terus artikel ini untuk tahu perkiraan jadwal, durasi puasa, hingga tips memaksimalkan ibadah di bulan penuh berkah!
Kalender Ramadan 2026: Prediksi vs Penetapan Resmi
Di Indonesia, ada dua acuan utama yang sering jadi pembahasan hangat: prediksi dari organisasi Islam dan penetapan resmi pemerintah. Mengapa bisa berbeda? Karena metode yang digunakan pun tak sama.
Perkiraan Muhammadiyah
Muhammadiyah telah mengumumkan kalender Hijriahnya. Organisasi ini menggunakan Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT). Menurut perhitungan mereka:
- 1 Ramadan 1447 H: Rabu, 18 Februari 2026.
- Puasa berlangsung selama 30 hari, hingga 19 Maret 2026.
- Lebaran 2026 (1 Syawal) jatuh pada 20 Maret 2026.
Jadi, bagi yang mengikuti kalender Muhammadiyah, kamu sudah punya patokan tanggal untuk mulai menyusun jadwal ibadah dan persiapan lainnya.
Proses Sidang Isbat Pemerintah
Nah, kalau pemerintah punya caranya sendiri yang melibatkan sidang isbat. Proses ini seperti “grand meeting” untuk menentukan awal Ramadan. Sidang ini melibatkan banyak pihak:
- Kementerian Agama RI sebagai pemimpin sidang.
- Perwakilan ormas Islam besar seperti NU dan Muhammadiyah.
- Ahli astronomi dan ilmu falak.
- Lembaga terkait seperti BMKG dan MUI.
Mereka akan menggabungkan dua metode: hisab (perhitungan astronomi) dan rukyat (pengamatan hilal langsung). Hasil rukyat dari berbagai titik di Indonesia, dari Sabang sampai Merauke, akan dilaporkan dan menjadi bahan pertimbangan utama. Keputusan sidang isbat inilah yang nanti akan menjadi patokan resmi bagi seluruh umat Islam di Indonesia.
Perbedaan antara prediksi dan hasil isbat itu wajar, lho. Ini menunjukkan kekayaan metode keilmuan dalam Islam. Yang penting, kita menyikapinya dengan bijak dan menjaga ukhuwah.
Berapa Lama Kita Berpuasa?
Pertanyaan ini sering muncul, apalagi buat yang baru pertama kali puasa. Secara umum, puasa Ramadan berlangsung 29 atau 30 hari, tergantung pada penampakan hilal penutup Ramadan. Menariknya, berdasarkan penelitian sejarah, di masa Rasulullah SAW, Ramadan lebih sering berjumlah 29 hari daripada 30 hari.
Kemungkinan Durasi Tidak Biasa
Lalu, bisakah puasa hanya 28 hari atau malah 31 hari? Dalam kondisi sangat khusus, ini mungkin saja terjadi! Misalnya, jika seseorang melakukan perjalanan jauh lintas zona waktu yang memengaruhi penampakan hilal.
- Perjalanan ke arah timur: Bisa menyebabkan kamu berpuasa satu hari lebih lama (menjadi 30 atau 31 hari).
- Perjalanan ke arah barat: Bisa menyebabkan puasamu sehari lebih sedikit (menjadi 28 atau 29 hari).
Namun, aturan mainnya tetap: ikuti ketetapan di tempat kamu sedang berada. Jika puasamu jadi lebih panjang, anggap saja sebagai bonus pahala. Jika lebih pendek, kamu wajib mengqadha (mengganti) hari yang terlewat setelah Ramadan.
Perbandingan Durasi Puasa di Berbagai Belahan Dunia
Nah, kalau kamu pikir puasa 14-15 jam di Indonesia sudah lama, coba lihat perjuangan saudara kita di belahan dunia lain! Durasi puasa sangat dipengaruhi oleh letak geografis dan musim.
Berikut perbandingan durasi puasa di beberapa kota di dunia (berdasarkan perkiraan untuk Ramadan 2026 yang jatuh di musim semi/panas):
| Kota/Negara | Perkiraan Durasi Puasa | Keterangan |
|---|---|---|
| Jakarta, Indonesia | Sekitar 13-14 jam | Waktu relatif stabil sepanjang tahun. |
| Riyadh, Arab Saudi | Sekitar 14-15 jam | Musim semi yang mulai panas. |
| Istanbul, Turki | Sekitar 15-16 jam | |
| Helsinki, Finlandia | Sekitar 19-20 jam | Mendekati musim panas, siang sangat panjang. |
| Rovaniemi, Finlandia | Bisa mencapai 22 jam atau lebih | Daerah dekat Lingkar Arktik dengan fenomena “midnight sun”. |
Lihat? Umat Muslim di Finlandia bisa berpuasa hampir seharian penuh! Untuk mengatasi durasi ekstrem ini, beberapa ulama memberi keringanan, seperti mengikuti waktu puasa Mekah atau negara terdekat yang waktunya lebih normal.
Persiapan Menyambut Idul Fitri 2026
Setelah sebulan penuh beribadah, puncak kebahagiaannya adalah Lebaran 2026! Kapan persisnya? Pemerintah telah menetapkan Hari Raya Idul Fitri 1447 H jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026.
Libur Panjang “Nyepi-Lebaran”
Ini yang bikin semangat! Tahun 2026, kita berpotensi mendapat libur panjang selama 7 hari berturut-turut! Kok bisa? Karena libur Hari Raya Nyepi (19 Maret) berdekatan dengan serangkaian cuti bersama Idul Fitri.
Perkiraan rentang libur panjang tersebut adalah:
- Rabu, 18 Maret: Cuti bersama Hari Raya Nyepi.
- Kamis, 19 Maret: Libur Hari Raya Nyepi.
- Jumat, 20 Maret: Cuti bersama Lebaran.
- Sabtu, 21 Maret: Hari pertama Idul Fitri (libur nasional).
- Minggu, 22 Maret: Hari kedua Idul Fitri (libur nasional).
- Senin, 23 Maret: Cuti bersama Lebaran.
- Selasa, 24 Maret: Cuti bersama Lebaran.
Wah, seminggu penuh! Ini kesempatan sempurna untuk mudik berkumpul dengan keluarga, berwisata religi, atau sekadar istirahat di rumah. Tapi ingat, persiapkan segalanya lebih awal, terutama tiket transportasi, karena pasti ramai sekali.
Tips Maksimalkan Ramadan 2026
Nah, sekarang kita udah tahu berapa hari lagi puasa 2026 dimulai. Daripada cuma menunggu, mending kita siapkan diri dari sekarang!
Persiapan Spiritual dan Fisik
- Luruskan Niat: Awalilah dengan niat tulus untuk beribadah kepada Allah, bukan sekadar ikut tradisi.
- Perbanyak Ilmu: Ikuti pengajian atau kajian online yang membahas fiqh puasa, tadarus Al-Qur’an, dan keutamaan Ramadan. Bulan ini adalah saat diturunkannya Al-Quran sebagai petunjuk bagi manusia.
- Cek Kesehatan: Konsultasi ke dokter jika punya kondisi medis tertentu. Puasa itu menyehatkan, tapi harus dilakukan dengan cara yang tepat.
- Atur Pola Tidur: Mulai biasakan bangun lebih awal untuk menyambut waktu sahur nanti.
Menciptakan Suasana Ramadan di Rumah
- Ramadan Corner: Sediakan sudut khusus di rumah untuk ibadah, dilengkapi sajadah, Al-Quran, dan buku dzikir.
- Jadwal Ibadah Keluarga: Buat jadwal tadarus bersama, salat tarawih berjamaah, atau mendengarkan tausiyah.
- Menu Sahur & Buka: Rencanakan menu bergizi seimbang agar tubuh kuat berpuasa. Kurangi gorengan dan perbanyak serat serta protein.
Bersiap dengan Kepedulian Sosial
Ramadan bukan hanya tentang diri sendiri. Ini saatnya membuka mata dan hati untuk berbagi.
- Zakat, Infak, Sedekah (ZIS): Hitung dan persiapkan zakat mal (harta) dan zakat fitrah yang wajib dibayar sebelum salat Id.
- Buka Puasa Bersama: Selenggarakan buka puasa untuk anak yatim, tetangga, atau komunitas sekitar. Kebahagiaan itu akan berlipat ganda!
- Ramadan Challenge: Ajak keluarga ikut tantangan, seperti menyelesaikan membaca 1 juz Al-Quran per hari atau mengumpulkan sedekah sekian rupiah setiap hari.
Akhir Kata
Jadi, kira-kira berapa hari lagi puasa 2026? Dari hari ini (16 Januari 2026), kita masih punya waktu sekitar sebulan lebih untuk mempersiapkan segalanya.
Mari sambut Ramadan 1447 H dengan penuh suka cita dan kesiapan. Mulai dari persiapan hati, ilmu, fisik, hingga finansial untuk berbagi. Perbedaan penentuan tanggal jangan jadi pemecah belah, tapi justru pengingat bahwa Islam kaya dengan cara pandang keilmuan.
Semoga kita semua diberi kesempatan, kesehatan, dan kekuatan untuk bertemu dengan Ramadan yang penuh berkah tahun ini. Aamiin. Sampai jumpa di bulan yang suci!
Referensi: https://rusdimedia.com/berapa-hari-lagi-puasa-2026














