SENYUM, Salam, dan Sapa (3S) seharusnya menjadi wajah pertama pelayanan publik. Namun, pemandangan berbeda justru tersaji di loket pembelian tiket Djawatan Angkoetan Motor Repoeblik Indonesia (Damri) di Stasiun Tanjungkarang, Minggu (21/09/2025).
Seorang pria paruh baya yang hendak membeli tiket tampak kebingungan. Ia mendekati loket dengan harapan mendapat informasi yang jelas. Namun, jawaban yang keluar justru dingin dan singkat.
“Tidak bisa bayar tunai di sini,” ujar penjaga loket dengan nada ketus.
Seketika raut wajah pria itu berubah. Dari penuh harap menjadi kecewa. Ia masih berdiri terpaku, mencoba memahami maksud ucapan tersebut. Tak lama, seorang pemuda lain datang dan menyerahkan sejumlah uang. Respons petugas tetap sama, kali ini dengan tambahan arahan:
“Pak, tidak bisa bayar tunai. Silakan bayar di Indomaret.”
Mendengar itu, pria paruh baya yang belum jauh dari loket langsung menggerutu lirih. “Kenapa tidak bilang dari tadi. Tinggal dijelaskan saja kalau bayarnya harus lewat Indomaret. Mengapa harus dengan nada ketus.”
Keluhan sederhana ini seolah menjadi potret kecil dari persoalan besar dalam pelayanan publik. Masalahnya bukan hanya pada sistem pembayaran yang kini serba digital, melainkan pada sikap manusia di balik meja layanan.
Di tengah upaya Damri membangun citra sebagai transportasi rakyat yang modern, sikap petugas di loket justru bisa mencederai kesan itu. Modernisasi sistem tidak akan berarti bila sumber daya manusianya abai pada sentuhan manusiawi.
Bagi sebagian masyarakat, terutama yang sudah berusia lanjut, transisi ke pembayaran non-tunai adalah tantangan tersendiri. Di titik itulah mestinya peran petugas hadir—bukan hanya sebagai penjaga aturan, tapi juga sebagai penolong yang sabar dan ramah.
Karena pelayanan publik pada akhirnya bukan sekadar soal tiket yang terbeli, melainkan pengalaman yang dibawa pulang. Dan dari sebuah loket kecil di Stasiun Tanjungkarang ini, kita kembali diingatkan: yang paling sederhana—senyum tulus dan sapa ramah—sering kali justru yang paling berharga. (***/red)














