iklan
PERISTIWA

BEM Unila Desak Presiden Evaluasi DPR RI dan Copot Kapolri

×

BEM Unila Desak Presiden Evaluasi DPR RI dan Copot Kapolri

Share this article

PEMBARUAN.ID – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Lampung menyampaikan sikap politik atas rangkaian aksi massa nasional 25–28 Agustus 2025 yang berujung pada tewasnya Affan Kurniawan.

BEM menilai peristiwa tersebut mencerminkan kegagalan negara dalam menjaga demokrasi dan melindungi rakyat.

Dalam pernyataannya, BEM Unila menegaskan tiga tuntutan utama:

1. Presiden Prabowo diminta mencopot menteri-menteri problematik yang dianggap gagal menjalankan mandat konstitusi dan hanya memperdalam krisis sosial-politik.

2. DPR RI harus dievaluasi menyeluruh melalui ketua partai politik. Menurut BEM, DPR kini abai terhadap jeritan rakyat dan lebih tunduk pada kepentingan oligarki.

3. Kapolri harus segera dicopot, karena institusi kepolisian dinilai berubah menjadi mesin represif yang menebar ketakutan di jalanan, terbukti dalam tragedi yang menewaskan Affan.

“Suara mahasiswa bukanlah ancaman bagi negara, melainkan suara nurani bangsa. Menjawab kritik dengan kekerasan hanya memperlihatkan rapuhnya demokrasi,” tulis BEM dalam keterangan resminya.

BEM Unila menegaskan akan terus berdiri bersama rakyat dan tidak berhenti bersuara hingga tuntutan mereka mendapat respons nyata dari pemerintah. (sandika)


Berlangganan berita gratis di Google News klik disini
Ikuti juga saluran kami di Whatsapp klik disini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *