PEMBARUAN.ID – Warga RK 6, Tiyuh Dayasakti, Kecamatan Tumijajar, memanfaatkan momen Reses Tahap Pertama Tahun 2025 untuk menyampaikan berbagai keluhan kepada Anggota DPRD Tulang Bawang Barat dari PKB, Muhammad Taufik Hidayat.
Dalam kegiatan yang berlangsung pada Senin (11/2/2025) ini, hadir pula perwakilan Dinas Pertanian, Meriyanto, serta perwakilan Dinas Sosial, Febri dan Ian. Ketua RK 6, Tukijan, turut mendampingi masyarakat dalam menyampaikan aspirasi mereka.
Minimnya Penerangan Juga Dikeluhankan
Mayoritas warga yang hadir menyoroti kondisi Jalan 2 RK 6 yang rusak parah dan mendesak agar segera diperbaiki. Selain itu, mereka juga mengeluhkan minimnya penerangan jalan, kesulitan akses air bersih yang membutuhkan sumur bor, serta layanan BPJS yang masih belum optimal.
Keluhan juga datang dari para petani yang mengkhawatirkan harga padi yang tidak stabil, yang berdampak pada kesejahteraan mereka.
> “Kami sangat berharap jalan di wilayah kami segera diperbaiki. Kondisinya sudah sangat rusak dan menyulitkan warga, terutama saat musim hujan,” ujar Tukijan mewakili warga.
DPRD Janji Perjuangkan Aspirasi Warga
Menanggapi berbagai keluhan tersebut, Muhammad Taufik Hidayat berjanji akan memperjuangkan perbaikan infrastruktur di wilayah itu dengan berkoordinasi dengan dinas terkait.
> “Saya sangat memahami bahwa jalan yang baik sangat penting bagi masyarakat, baik untuk transportasi hasil pertanian maupun aktivitas sehari-hari. Aspirasi ini akan saya kawal agar segera ditindaklanjuti,” tegasnya.
Dari sisi ekonomi pertanian, Meriyanto dari Dinas Pertanian menegaskan bahwa pihaknya tengah mencari solusi agar harga padi lebih stabil sehingga petani tidak mengalami kerugian. Sementara itu, Febri dan Ian dari Dinas Sosial memberikan informasi terkait program BPJS dan mekanisme bantuan sosial bagi warga yang membutuhkan.
Reses ini menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan keluhan langsung kepada pemerintah, sekaligus mendapatkan respons serta solusi dari dinas terkait.
Warga berharap pertemuan ini tidak sekadar menjadi ajang diskusi, tetapi benar-benar menghasilkan perubahan nyata, terutama dalam perbaikan jalan, akses air bersih, dan layanan sosial, demi kesejahteraan bersama. (sobirin)














