PEMBARUAN.ID – Pemerintah mulai menerapkan program makan siang gratis bagi siswa di Lampung, dengan tiga kabupaten sebagai percontohan awal: Pringsewu, Lampung Tengah, dan Way Kanan. Program yang digagas Presiden RI Prabowo Subianto ini diharapkan mampu meningkatkan gizi anak-anak sekolah sekaligus meringankan beban keluarga kurang mampu.
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lampung menegaskan komitmennya untuk memastikan program ini berjalan sesuai dengan anggaran dan tepat sasaran. Wakil Ketua DPRD Lampung, Maulidah Zauroh, menyampaikan dukungannya terhadap kebijakan tersebut, seraya menegaskan pentingnya pengawasan agar tujuan program tercapai.
“Kami mendukung penuh program ini sebagai wujud komitmen pemerintah meningkatkan gizi generasi mendatang. DPRD akan menjalankan fungsi pengawasannya untuk memastikan program ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh siswa yang membutuhkan,” ujar Maulidah, politisi dari Fraksi PKB.
Anggota Komisi V DPRD Lampung, Andika Wibawa, yang membidangi Kesejahteraan Masyarakat, menilai program ini sangat relevan untuk mendukung siswa dari keluarga kurang mampu. Namun, ia menegaskan perlunya pengawasan ketat terhadap pelaksanaannya.
“Kami akan memastikan distribusi program ini tepat sasaran melalui koordinasi dengan Dinas Pendidikan dan instansi terkait. Anggaran yang dialokasikan harus digunakan dengan benar, dan manfaat program ini harus dirasakan oleh anak-anak yang memang membutuhkannya,” kata Andika, Rabu (8/1/2025).
Selain itu, DPRD menyoroti pentingnya kualitas makanan yang disediakan. Andika berharap standar kebersihan dan keamanan pangan tetap menjadi prioritas.
“Kualitas makanan tidak boleh diabaikan. Kami ingin memastikan anak-anak tidak hanya mendapatkan makanan gratis, tetapi juga makanan yang sehat dan aman untuk dikonsumsi,” tutupnya.
Program makan siang gratis ini diharapkan menjadi langkah awal untuk memperbaiki kondisi gizi anak-anak di Lampung, sekaligus memberikan dampak positif bagi pendidikan dan kesejahteraan masyarakat. (sandika)














