PEMBARUAN.ID – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Provinsi Lampung menegaskan jika Lampung memiliki potensi energi yang luar biasa, bahkan diistilahkannya sebagai raksasa yang tertidur.
Hal itu diuangkapkan Ekonom Senior BI Provinsi Lampung, Dr. Fiskara Indawan dalam diskusi publik dengan tema: Energi dan Investasi Seimbangkah? yang digelar PWI Lampung di Hotel Horison Bandarlampung, Kamis (05/12/2024).
Potensi Ekonomi Lampung
Menurut Ekonom Senior BI Provinsi Lampung, Dr. Fiskara Indawan, Provinsi Lampung memiliki potensi ekonomi luar biasa, dengan nilai ekonomi sebesar Rp500 triliun.
“Lampung ini seperti raksasa yang tertidur. Potensi di Lampung ini terbesar setelah pulau Jawa, tapi pertumbuhan ekonomi dan pendapatan perkapita kita masih tertinggal,” ujarnya.
Tantangan dan Solusi
Fiskara menyoroti bahwa struktur ekonomi Lampung hanya mengandalkan sektor pertanian, menyebabkan pertumbuhan ekonomi lambat. Ia mendorong transformasi ekonomi dari primer ke industri.
“Lampung memiliki sektor industri luar biasa, seperti komoditas tepung, ubi singkong, dan lainnya.”
Fiskara menargetkan pertumbuhan ekonomi Lampung mencapai 9% dan mengikuti visi Lampung Emas 2045.
“Dengan infrastruktur yang baik dan menarik investor, nilai ekonomi Lampung bisa mencapai Rp2000 triliun pada 2045,” pungkasnya. (***)














