PEMBARUAN.ID – Seksi Wartawan Olahraga (SIWO) PWI Lampung menggelar diskusi bertajuk Peran Wartawan dalam Peningkatan Prestasi Olahraga di The Sky Resto, Rabu (23/07/2025).
Kegiatan dibuka oleh Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, yang diwakili Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) Ganjar Jationo. Dalam sambutannya, Ganjar menilai diskusi ini sebagai langkah strategis dalam mempersiapkan kontingen wartawan menghadapi Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) yang kemungkinan dimajukan ke tahun 2026.
“Diskusi seperti ini penting untuk menyusun strategi pembinaan yang terukur dan berkelanjutan. Persiapan harus dimulai sejak dini,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa olahraga merupakan bagian penting dari pembangunan manusia seutuhnya. Pemprov Lampung terus mendorong penguatan peran pemuda dan olahraga sebagai bagian dari misi prioritas daerah, termasuk dukungan terhadap insan pers.
Ganjar juga mengapresiasi capaian PWI Lampung dalam Porwanas 2024 di Banjarmasin, yang sukses meraih 24 medali dan menempati posisi ke-5 nasional.
“Ini bukti nyata kerja keras dan kekompakan antara atlet, pelatih, pengurus SIWO, dan insan pers Lampung. Pemerintah akan terus mendukung,” katanya.
Ketua PWI Lampung, Wirahadikusumah, menyampaikan bahwa tema diskusi ini penting untuk mengingatkan wartawan akan peran strategis mereka dalam mendukung olahraga daerah.
“Ayo kita dukung olahraga Lampung dengan menjalankan peran kita sebagai wartawan yang aktif dan kritis,” serunya.
Ia juga menyoroti prestasi SIWO Lampung dalam Porwanas sebelumnya. Di Bandung, SIWO meraih peringkat tiga. Di Malang, menjadi “raja Sumatera”. Di Banjarmasin, gelar tersebut kembali dipertahankan dengan raihan 24 medali.
“Kami berharap dukungan terus mengalir dari Pemprov, KONI, dan para stakeholder,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua SIWO Lampung, Muslim Pranata, menjelaskan bahwa diskusi ini turut menghadirkan narasumber dari berbagai unsur, seperti Kadispora Meiry Harika Sari, Ketua Umum KONI Lampung Taufik Hidayat, serta praktisi olahraga Supeno.
“Akan ada sesi tanya jawab agar diskusi ini benar-benar membuka wawasan dan memberi arah pembinaan ke depan,” tutupnya. (sandika)














