iklan
Kesehatan

Satu Warga Meninggal Akibat DBD di Paser, Dinkes Lakukan Fogging dan Distribusi Abate

×

Satu Warga Meninggal Akibat DBD di Paser, Dinkes Lakukan Fogging dan Distribusi Abate

Share this article
Satu Warga Meninggal Akibat DBD di Paser, Dinkes Lakukan Fogging dan Distribusi Abate

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Paser mengonfirmasi satu kasus kematian akibat Demam Berdarah Dengue (DBD) di Desa Lori, Kecamatan Tanjung Harapan. Kasus ini muncul seiring dengan peningkatan jumlah penderita DBD di wilayah tersebut.

Kepala Dinkes Paser, Amri Yulihardi, menjelaskan bahwa sebelumnya terdapat dua dugaan kematian akibat DBD. Namun, setelah pemeriksaan lebih lanjut, hanya satu kasus yang dipastikan positif DBD.

“Satu kasus terkonfirmasi DBD hanya di Desa Lori, sedangkan kasus di Desa Sebakung Taka bukan disebabkan oleh DBD. Kami mencatat peningkatan kasus DBD di wilayah Lori,” ujar Amri dalam wawancara pada Rabu (4/6/2025).

Untuk mengendalikan penyebaran DBD, Dinkes Paser telah melakukan fogging atau pengasapan massal di seluruh Desa Lori. Selain itu, obat pembasmi jentik nyamuk (Abate) juga didistribusikan kepada warga.

“Kami telah melakukan penyemprotan massal dan membagikan Abate untuk mematikan jentik di penampungan air,” jelas Amri.

Amri menekankan bahwa upaya penanganan DBD tidak akan maksimal tanpa dukungan masyarakat. Ia mengimbau warga menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) guna mencegah perkembangbiakan nyamuk Aedes aegypti, vektor penyebab DBD.

Sebagai langkah antisipasi, Dinkes Paser telah mengirim surat edaran kepada seluruh Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) di tingkat Puskesmas yang tersebar di 10 kecamatan. Sekretaris Daerah (Sekda) Paser juga meminta seluruh camat meningkatkan komunikasi dan koordinasi terkait kasus DBD di wilayah masing-masing.

Puskesmas diimbau untuk melakukan Rapid Diagnostic Test NS1 (tes antigen dengue NS1) pada pasien yang menunjukkan gejala DBD, seperti demam tinggi.

“Jika hasil tes positif, pasien harus dirujuk ke laboratorium untuk pemeriksaan lebih lanjut. Apabila kondisinya tidak membaik, pasien harus segera dibawa ke rumah sakit,” pungkas Amri.

Dengan langkah-langkah tersebut, Dinkes Paser berharap dapat menekan lonjakan kasus DBD dan mencegah terjadinya korban jiwa lebih lanjut. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan menjaga kebersihan lingkungan. (***)

Sumber: pcpafibengkalis.org


Berlangganan berita gratis di Google News klik disini
Ikuti juga saluran kami di Whatsapp klik disini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *