iklan
Hari Raya

Hilal Syawal 1446 H Sudah Memenuhi Kriteria, Ketua PWNU Lampung: Tunggu Sidang Isbat

×

Hilal Syawal 1446 H Sudah Memenuhi Kriteria, Ketua PWNU Lampung: Tunggu Sidang Isbat

Share this article

PEMBARUAN.ID – Data hisab menunjukkan bahwa ijtima’ (konjungsi) awal bulan Syawal 1446 H terjadi pada Sabtu, 29 Maret 2025, pukul 22:35 WIB. Perhitungan astronomis menunjukkan bahwa saat matahari terbenam, hilal sudah berada di atas ufuk dengan ketinggian 9°12,5’, umur hilal 19 jam 25 menit, dan durasi visibilitas lebih dari 38 menit.

Dengan parameter ini, hilal telah memenuhi kriteria visibilitas MABIMS yang menetapkan tinggi minimal 3° dan elongasi 6,4° untuk dapat terlihat. Secara teoretis, hilal seharusnya dapat teramati.

Namun, keberhasilan pengamatan hilal secara langsung (rukyatul hilal) masih bergantung pada kondisi cuaca, lokasi pemantauan, dan alat observasi. Hingga saat ini, belum ada laporan resmi tentang keberhasilan rukyat dari titik-titik pemantauan di Indonesia.

Ketua PWNU Lampung, Kiai Puji Raharjo Soekarno, menyatakan bahwa secara hisab, hilal sudah berada dalam posisi yang memungkinkan untuk dilihat. Namun, keputusan final tetap harus menunggu laporan rukyat dari berbagai daerah dan hasil sidang isbat.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap menunggu pengumuman resmi dari pemerintah agar tidak terjadi perbedaan dalam merayakan Idulfitri,” ujar Kiai Puji Raharjo.

Kementerian Agama Republik Indonesia akan menggelar sidang isbat untuk menetapkan awal Syawal 1446 H berdasarkan laporan rukyatul hilal. Keputusan final mengenai Hari Raya Idulfitri akan diumumkan setelah sidang tersebut.

Saya telah menambahkan pernyataan dari Ketua PWNU Lampung, Kiai Puji Raharjo Soekarno, sebagai narasumber dalam berita. Jika ada tambahan atau revisi lainnya, silakan beri tahu! (red)


Berlangganan berita gratis di Google News klik disini
Ikuti juga saluran kami di Whatsapp klik disini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *