iklan
DAERAHHUKUM & KRIMINAL

Tahanan Kabur Berhasil Ditangkap, Publik Desak Kapolres Dicopot

×

Tahanan Kabur Berhasil Ditangkap, Publik Desak Kapolres Dicopot

Share this article

PEMBARUAN.ID (Way Kanan) — Perburuan delapan tahanan yang kabur dari rumah tahanan Polres Way Kanan mulai menunjukkan hasil. Hingga Selasa (25/02/2026), tiga orang buronan berhasil dibekuk aparat gabungan dari Polda Lampung dan Polres Way Kanan.

Meski demikian, insiden kaburnya para tahanan tersebut memantik sorotan tajam publik. Lembaga Pengawas Kebijakan (LPW) bahkan mendesak agar Kapolres Way Kanan dicopot karena dinilai lalai dalam pengawasan tahanan, sehingga delapan orang bisa meloloskan diri dengan merusak plafon sel pada 22 Februari 2026.

Tiga Buron Ditangkap

Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun, membenarkan penangkapan tersebut.

“Iya benar, sudah ditangkap dua lagi. Jadi total sekarang sudah tiga tahanan yang kembali kami amankan,” ujarnya.

Dua tahanan yang baru ditangkap masing-masing berinisial S (Sairul) dan Surmanto alias Ragil.

S diringkus di sebuah rumah kontrakan dekat SD 2 Kecamatan Bukit Kemuning pada Selasa (24/2/2026) sekitar pukul 03.30 WIB, saat warga bersiap santap sahur. Sementara Surmanto lebih dulu dibekuk pada Senin (23/2/2026) sekitar pukul 22.30 WIB di sebuah gubuk kebun wilayah Kabupaten Way Kanan. Ia diamankan tanpa perlawanan berarti.

Sebelumnya, seorang tahanan lain berinisial HE juga berhasil ditangkap setelah warga Negeri Baru, Kecamatan Umpu Semenguk, melaporkan pria mencurigakan yang meminta bantuan karena kehausan di kawasan Kilometer 14.

Tak hanya para tahanan, polisi juga mengamankan seorang wanita berinisial SR, penjaga kantin yang diduga menyelundupkan gergaji besi ke dalam ruang tahanan. Alat itulah yang digunakan untuk merusak plafon sel dan menjadi jalan pelarian.

Desakan Evaluasi Kapolres

Di tengah keberhasilan penangkapan tiga buron tersebut, gelombang kritik terhadap manajemen pengamanan rutan Polres Way Kanan terus menguat. LPW menilai peristiwa ini mencederai prinsip presisi dan profesionalisme Polri.

Desakan agar Kapolres Way Kanan dicopot pun mencuat sebagai bentuk pertanggungjawaban atas insiden kaburnya delapan tahanan sekaligus.

Kapolres Way Kanan, AKBP Didik Kurnianto, menegaskan bahwa pihaknya terus mengintensifkan patroli dan memperketat pengamanan rumah tahanan guna mencegah kejadian serupa terulang.

“Perburuan belum usai. Kami akan terus memburu para buronan hingga seluruhnya kembali ke balik jeruji,” tegasnya.

Saat ini, lima tahanan lainnya masih dalam pengejaran aparat gabungan. (demsy/red)


Berlangganan berita gratis di Google News klik disini
Ikuti juga saluran kami di Whatsapp klik disini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *