PEMBARUAN.ID – Oktober datang dengan semangat baru bagi Bank Mandiri. Di usia yang ke-26, bank berlogo pita emas ini memilih merayakan lebih dari sekadar hari ulang tahun. Mereka turun langsung ke masyarakat, membawa kebaikan yang terasa nyata.
Di 260 titik di seluruh Indonesia, digelar Pasar Murah Mandiri, menjangkau keluarga prasejahtera yang membutuhkan bahan pokok dengan harga terjangkau.
Di Bandarlampung, suasana di Kompleks Perumahan Bank Mandiri Jl. Gatot Subroto hari itu berbeda. Tenda-tenda pasar murah berdiri, para ibu rumah tangga hingga bapak-bapak lanjut usia mengantre dengan tertib, memegang kupon di tangan mereka.
Erik Doly, Area Head Bank Mandiri Bandarlampung, hadir di tengah keramaian, menyapa para pengunjung yang terlihat senang dengan kesempatan yang diberikan.
“Bank Mandiri hadir sebagai solusi nyata bagi masyarakat Indonesia,” ujar Erik di sela-sela acara. Baginya, pasar murah ini adalah wujud dari komitmen Bank Mandiri yang tak hanya berbisnis, tapi juga memberi dampak positif bagi masyarakat.
Dengan harga Rp 26.000 per paket, pengunjung bisa mendapatkan 5 kilogram beras, 1 kilogram gula, dan 1 liter minyak goreng—sebuah paket yang mungkin sederhana bagi sebagian orang, tapi sangat berarti bagi mereka yang sedang berjuang menghadapi tantangan ekonomi.
Inisiatif ini menjadi lebih dari sekadar penjualan sembako murah. Bank Mandiri membuka pintu bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal untuk ikut ambil bagian dalam bazar yang digelar bersamaan dengan pasar murah.
Di sini, produk-produk lokal bisa diperkenalkan kepada masyarakat tanpa harus mengeluarkan biaya. Sebuah peluang berharga bagi para pelaku UMKM, yang telah menjadi tulang punggung ekonomi lokal.
Melalui program ini, Bank Mandiri seolah ingin menegaskan posisinya sebagai agen perubahan yang adaptif dan solutif, terutama dalam merespons kebutuhan masyarakat. Erik tak henti-hentinya menekankan, “Kami ingin terus menjadi bagian dari solusi atas setiap tantangan yang dihadapi bangsa.”
Pasar Murah Mandiri, yang digelar dari 2 hingga 5 Oktober, mencatat penjualan total 70.200 paket sembako di seluruh Indonesia. Di Bandarlampung sendiri, 780 paket disiapkan untuk dibagikan kepada keluarga yang berhak.
Bagi Bank Mandiri, ulang tahun kali ini lebih dari sekadar selebrasi. Di setiap cabang dan unit kerja di Bandarlampung, prosesi tumpengan dan doa bersama diadakan sebagai ungkapan rasa syukur. Namun yang paling berkesan, tentu saja, adalah kebahagiaan yang terpancar dari wajah-wajah para penerima manfaat Pasar Murah Mandiri.
“Menginjak usia ke-26, kami yakin Bank Mandiri akan terus tumbuh bersama bangsa ini,” pungkas Erik, sebelum mengakhiri sesi bincang-bincang. Di bawah langit Bandarlampung yang cerah, semangat untuk terus memberikan solusi nyata bagi masyarakat Indonesia semakin terasa. (***)














