PEMBARUAN.ID — Menjelang waktu salat asar, suasana Masjid Auliyaa Insani di Komplek Pondok Pesantren Mafati Tahfidz Al-Qur’an, Depok, tampak khusyuk. Lantunan ayat-ayat suci terdengar dari sudut-sudut masjid, dibacakan oleh para santri yatim dan para lansia yang menetap di pondok itu.
Ketenteraman sore itu seketika berubah menjadi haru saat satu truk membawa bantuan sembako dari PTPN I tiba di halaman pesantren, Kamis (07/11/2025).
“Alhamdulillah, semoga PTPN I selalu mendapat keberkahan,” ucap salah satu warga sepuh dengan mata berkaca-kaca, menyambut kedatangan bantuan tersebut.
Bantuan berupa beras, gula, mie instan, teh, kopi, dan tepung terigu itu diserahkan langsung oleh perwakilan PTPN I, Andi, kepada penanggung jawab pondok, Lubsul Jannah. Bantuan ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan sosial perusahaan dalam memperingati Hari Pahlawan 10 November.
Direktur Utama PTPN I, Teddy Yunirman Danas, menyebut aksi berbagi ini merupakan wujud nyata semangat kepahlawanan dalam konteks kekinian — perjuangan melawan kemiskinan dan kebodohan.
“Hari Pahlawan bukan hanya momen untuk mengenang jasa pejuang, tapi juga inspirasi untuk melanjutkan perjuangan mereka dalam bentuk nyata. Melalui bantuan ini, kami ingin meringankan beban operasional pesantren dan memberikan dukungan kepada para santri serta lansia yang menjadi bagian dari perjuangan kemanusiaan,” ujar Teddy.
Hal senada disampaikan Sekretaris Perusahaan PTPN I, Aris Handoyo, yang menegaskan bahwa kegiatan sosial seperti ini sejalan dengan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan.
“PTPN I berkomitmen untuk terus memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, terutama dalam bidang pendidikan dan kesejahteraan sosial. Inilah cara kami menjaga semangat gotong royong dan kepahlawanan di tengah masyarakat,” ungkapnya.
Lubsul Jannah, mewakili keluarga besar Pondok Pesantren Mafati Tahfidz Al-Qur’an, mengucapkan terima kasih dan rasa syukur atas kepedulian PTPN I.
“Bantuan ini sangat berarti bagi kami. Dukungan seperti ini memotivasi kami untuk terus berjuang memberikan yang terbaik bagi para santri dan orang tua jompo yang kami asuh,” katanya dengan penuh haru.
Melalui kegiatan ini, PTPN I tidak hanya menegaskan komitmennya sebagai entitas bisnis yang berorientasi pada kinerja, tetapi juga menghadirkan nilai kemanusiaan di setiap langkahnya.
Di Hari Pahlawan tahun ini, perusahaan perkebunan tersebut menunjukkan bahwa semangat kepahlawanan tidak selalu identik dengan perjuangan di medan perang—kadang hadir dalam bentuk sederhana: kepedulian dan berbagi untuk sesama. (***/red)














