iklan
HEADLINEPENDIDIKAN

Kenyang Pajak, Lapar Gizi; MBG Bagi Siswa Madrasah Belum Tersentuh Maksimal

×

Kenyang Pajak, Lapar Gizi; MBG Bagi Siswa Madrasah Belum Tersentuh Maksimal

Share this article

Baru 0,2 Persen Madrasah di Lampung, Kemana Dana Efisiensi?

PEMBARUAN.ID – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digadang-gadang menjadi bukti keberpihakan negara pada anak-anak bangsa, justru belum menemukan jalannya di Lampung. Di tengah gelombang pajak yang kian mencekik dan jargon efisiensi anggaran yang terus digaungkan, implementasi MBG di lingkungan madrasah nyaris stagnan—bahkan belum menyentuh 1 persen dari total target.

Nofrans, selaku pengelola MBG Kemenag Lampung, mengungkapkan bahwa hingga akhir Juni 2025, hanya enam madrasah yang menerima distribusi makan bergizi dari total 2.477 madrasah negeri dan swasta yang tersebar di seluruh provinsi.

“Baru enam madrasah yang menerima MBG. Itu artinya belum mencapai 1 persen dari target. Data ini akan terus kami perbarui, tapi saat ini kondisinya memang demikian,” kata Nofrans, Selasa (24/06/2025).

Adapun enam madrasah yang sudah menerima bantuan MBG antara lain:

  • MAN 2 Kota Bandar Lampung
  • MTsN 2 Kota Bandar Lampung
  • MAN 1 Kota Bandar Lampung
  • MTsN 2 Pesawaran
  • MIN 2 Tanggamus
  • MIN 1 Pesawaran

Dengan kata lain, program ini masih jauh dari kata merata. Kementerian Agama Lampung melalui Kanwil menyatakan bahwa mereka masih fokus mengawal dan mengawasi distribusi yang berjalan, sambil berharap instruksi pusat bisa cepat diikuti dengan pelaksanaan nyata di daerah.

“Kami mendukung penuh program ini dan bertugas memastikan pengawasannya berjalan. Tapi tentu kami juga berharap program MBG ini bisa segera dirasakan oleh seluruh madrasah,” tambah Nofrans.

Padahal, program MBG bukan hanya soal makanan, tapi juga menyangkut keadilan sosial dan investasi gizi bagi generasi mendatang. Di saat negara menyerukan pentingnya pemenuhan kebutuhan dasar, realisasi di lapangan justru mengindikasikan adanya kemacetan administratif atau ketimpangan distribusi.

Berikut sebaran jumlah madrasah yang ditargetkan menerima MBG di 15 kabupaten/kota Lampung:

1. Bandar Lampung: 127 madrasah
2. Metro: 38
3. Lampung Selatan: 353
4. Lampung Tengah: 361
5. Lampung Utara: 245
6. Lampung Barat: 110
7. Tulang Bawang: 116
8. Tanggamus: 143
9. Lampung Timur: 371
10. Way Kanan: 114
11. Pesawaran: 211
12. Pringsewu: 111
13. Mesuji: 44
14. Tulang Bawang Barat: 81
15. Pesisir Barat: 52

Total: 2.477 madrasah.

Di tengah sorotan terhadap anggaran jumbo yang kerap tak menyentuh sasaran, dan kebijakan fiskal yang membebani rakyat, angka 0,2 persen realisasi MBG di madrasah patut menjadi alarm: program pasif tidak akan menyelamatkan generasi yang aktif bermimpi. (sandika)


Berlangganan berita gratis di Google News klik disini
Ikuti juga saluran kami di Whatsapp klik disini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *