PEMBARUAN.ID – Gelombang pengunduran diri pejabat kembali terjadi di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung. Terbaru, Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) Provinsi Lampung, Bobby Irawan, resmi mengundurkan diri dari jabatannya setelah hampir empat tahun menjabat.
Menyikapi pengunduran diri tersebut, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal langsung menunjuk Tony Ferdiansyah sebagai pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Parekraf Lampung guna memastikan roda organisasi tetap berjalan.
Penunjukan Tony Ferdiansyah dilakukan pada Selasa (27/01/2026) petang, ditandai dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) Plt Kadis Parekraf oleh Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Lampung, Rendi Reswandi, atas nama Gubernur Mirza.
Menanggapi keputusannya mundur, Bobby Irawan menegaskan bahwa langkah tersebut diambil murni atas pertimbangan pribadi dan keluarga, bukan karena tekanan, konflik, maupun perintah dari pihak tertentu.
“Saya sedang fokus pada urusan keluarga. Ibu saya sakit serius sejak beberapa bulan terakhir dan membutuhkan perhatian ekstra dari saya sebagai anak,” ujar Bobby saat dihubungi melalui sambungan telepon, Rabu (28/1/2026).
Ia juga secara tegas membantah isu yang berkembang di publik terkait adanya “perintah mundur”.
“Tidak benar. Ini keputusan pribadi saya agar bisa lebih fokus merawat ibu,” tegasnya.
Sementara itu, Tony Ferdiansyah yang kini ditunjuk sebagai Plt Kadis Parekraf Lampung belum memberikan pernyataan resmi hingga berita ini diturunkan. Diketahui, Tony sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Cipta Karya (PKP & CK) Provinsi Lampung.
Pasca pengunduran diri tersebut, Bobby Irawan akan melanjutkan tugasnya sebagai Staf Penelaah Teknis pada Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Lampung.
Dengan mundurnya Bobby Irawan, total empat pejabat eselon di lingkungan Pemprov Lampung tercatat telah mengundurkan diri dari jabatannya dalam waktu berdekatan. Sebelumnya, pengunduran diri lebih dulu dilakukan oleh Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Lampung, Yuliastuti, Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda Lampung, Yudy Hermanto, serta Kepala Biro Perekonomian Setda Lampung, Rinvayanti.
Rentetan pengunduran diri tersebut pun memunculkan beragam spekulasi di ruang publik. Namun hingga kini, masing-masing pejabat yang mundur menyampaikan alasan personal dan profesional, sementara Pemerintah Provinsi Lampung memastikan bahwa stabilitas pemerintahan dan pelayanan publik tetap berjalan normal dengan penunjukan pelaksana tugas di masing-masing posisi strategis. (***/red)












