PEMBARUAN.ID — Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal memastikan perbaikan ruas jalan Gedong Aji–Umbul Mesir di Kecamatan Rawa Pitu, Kabupaten Tulang Bawang segera direalisasikan. Pemerintah Provinsi Lampung telah menyiapkan anggaran sebesar Rp135 miliar untuk menangani ruas jalan yang selama puluhan tahun dinantikan masyarakat tersebut.
Kepastian itu disampaikan Gubernur Mirza saat meninjau langsung rencana perbaikan jalan di wilayah Rawa Pitu, Selasa (03/03/2026). Pada tahap awal, perbaikan akan difokuskan sepanjang 13,5 kilometer di wilayah Rawa Pitu dari total panjang ruas sekitar 31 kilometer.
Mirza menjelaskan bahwa penanganan ruas jalan tersebut sebenarnya telah masuk dalam perencanaan Pemerintah Provinsi Lampung sejak 2025 dan dijadwalkan untuk dilaksanakan pada 2026.
“Perencanaan sudah masuk sejak tahun lalu. Sekarang kita percepat pelaksanaannya agar manfaatnya bisa segera dirasakan masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, saat ini proyek perbaikan jalan Gedong Aji–Umbul Mesir telah memasuki tahap proses tender. Pemerintah Provinsi Lampung bahkan mendorong percepatan jadwal pengerjaan agar dapat dimulai lebih awal dari rencana semula.
“Sekarang sedang proses tender. Yang tadinya dijadwalkan mulai Mei, kita dorong supaya awal April sudah bisa mulai dikerjakan,” jelasnya.
Rawa Pitu dikenal sebagai salah satu sentra produksi padi di Provinsi Lampung, selain komoditas sawit dan karet. Jalan tersebut menjadi jalur utama distribusi hasil pertanian masyarakat, terutama saat musim panen.
“Kawasan ini penghasil padi dalam jumlah besar. Kalau jalannya tidak layak, biaya angkut naik dan harga di tingkat petani bisa tertekan. Karena itu, perbaikan jalan ini akan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat,” kata Mirza.
Perbaikan jalan akan dilakukan secara bertahap hingga 2027. Pada tahun ini, sejumlah segmen akan dibangun menggunakan konstruksi rigid beton, sementara bagian lain yang belum masuk tahap pembangunan utama akan diperkuat dengan lapisan dasar (base) agar kendaraan tidak terjebak saat musim hujan.
“Yang penting konektivitasnya dulu kita pulihkan. Tidak boleh lagi ada kendaraan terjebak lumpur,” tegasnya.
Kunjungan Gubernur Mirza disambut antusias oleh warga setempat. Subari, warga Rawa Pitu, mengaku kondisi jalan tersebut selama lebih dari 30 tahun sangat menyulitkan aktivitas masyarakat, terutama saat musim hujan maupun kemarau.
“Kami sudah lama menunggu. Jalan ini sangat menentukan penghasilan kami. Alhamdulillah sekarang benar-benar mulai dikerjakan,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Kepala Desa Sumber Agung, Sahel S. Ia menyebut ruas jalan tersebut merupakan akses vital bagi sekitar 3.000 penduduk desa sekaligus penghubung utama menuju Kecamatan Penawar Aji.
“Ini bukan tambal sulam, tapi langsung beton. Kami berharap pembangunan ini bisa dilanjutkan sampai tuntas,” katanya.
Selain meninjau ruas Gedong Aji–Umbul Mesir, dalam kesempatan yang sama Gubernur Mirza juga meninjau ruas jalan Sp. Unit VIII–Gedong Aji di Kecamatan Banjar Baru sebagai bagian dari percepatan penanganan infrastruktur jalan provinsi.
Melalui langkah tersebut, Pemerintah Provinsi Lampung menegaskan komitmennya untuk terus membangun infrastruktur secara terencana, bertahap, dan berkelanjutan guna mendukung sentra produksi pertanian serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (***/red)














