PEMBARUAN.ID – Pengurus Daerah (Pengda) Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Lampung menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) perdana di Hotel Emersia, Sabtu (11/04/2026), sebagai langkah awal menyusun arah strategis organisasi periode 2025–2030.
Rakerda ini dilaksanakan sehari setelah pelantikan jajaran Pengda JMSI Lampung oleh Ketua Umum JMSI Pusat, Teguh Santosa, di Balai Keratun, Kompleks Pemerintah Provinsi Lampung, Jumat (10/04/2026). Momentum ini sekaligus menjadi titik awal konsolidasi internal organisasi.
Ketua JMSI Lampung, Achmad Novriwan, yang membuka langsung kegiatan tersebut menegaskan bahwa Rakerda merupakan amanat organisasi yang harus dijalankan sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART).
“Rakerda ini adalah amanat AD/ART organisasi. Setelah pelantikan, ini menjadi langkah awal kita menyusun program kerja yang terarah,” ujar Novriwan dalam sambutannya.
Ia menekankan pentingnya Rakerda sebagai ruang memperkuat soliditas internal sekaligus merumuskan langkah strategis ke depan. Menurutnya, JMSI Lampung harus segera bergerak agar mampu berkembang menjadi organisasi yang tidak hanya besar, tetapi juga berkualitas.
“Ke depan JMSI Lampung harus lebih baik dan lebih solid. Kita harus jadi organisasi yang tidak hanya besar, tapi juga berkualitas,” tegasnya.
Lebih lanjut, Novriwan mendorong JMSI Lampung untuk menempatkan diri sebagai organisasi intelektual yang mampu melahirkan gagasan dan program berdampak luas, baik bagi internal organisasi maupun masyarakat dan pemerintah daerah.
“Organisasi ini harus intelektual, punya program dan gagasan yang bisa memberikan virus positif, baik bagi organisasi lain maupun pemerintah daerah,” katanya.
Dalam forum tersebut, JMSI Lampung memaparkan tiga program utama yang akan menjadi fokus pengembangan ke depan, yakni layanan ojek online “Ojakku”, agregator news, serta Hosting Lampung. Ketiga program ini dirancang sebagai bagian dari upaya mendorong transformasi digital media.
“Program-program ini kita siapkan sebagai kontribusi nyata bagi komunitas pers, sekaligus mendorong transformasi digital media di Lampung dan Indonesia,” jelas Novriwan.
Selain penyusunan program kerja, Rakerda juga menyinggung kesiapan JMSI Lampung dalam menghadapi agenda nasional, khususnya Hari Pers Nasional (HPN) 2027, di mana Lampung ditetapkan sebagai tuan rumah. Novriwan menekankan agar proposal kegiatan segera diselesaikan sebelum Mei 2026.
“Proposal 2027 harus selesai sebelum Mei 2026. Kita harus siap menyambut Hari Pers Nasional 2027. Tidak harus sempurna, yang penting kita bergerak dan bekerja efektif,” ujarnya.
Di akhir arahannya, Novriwan mengajak seluruh pengurus untuk menjaga semangat kebersamaan serta identitas JMSI sebagai organisasi yang lahir dari Lampung. Ia juga mengingatkan peran tokoh pers asal Lampung dalam pendirian JMSI.
“Kita harus bersemangat dalam ber-JMSI. Pendiri JMSI adalah tokoh pers asal Lampung, Bang Yusuf Yazid. Mari kita jaga nilai ke-Lampungan ini agar menjadi amal baik kita bersama,” pungkasnya.
Rakerda perdana ini diharapkan menjadi fondasi awal dalam memperkuat peran media siber di daerah, sekaligus merumuskan arah kebijakan strategis organisasi yang adaptif dan berdaya saing di era digital. (***/red)














