iklan
AgamaKOMUNITASNASIONAL

Beredar Banner Gus Ipul Jadi Ketum, Syuriah PBNU: Itu Hoax!

×

Beredar Banner Gus Ipul Jadi Ketum, Syuriah PBNU: Itu Hoax!

Share this article

PEMBARUAN.ID – Sejumlah banner digital yang memuat foto Saifullah Yusuf (Gus Ipul) dengan narasi “Ketua Umum PBNU” beredar luas di berbagai platform media sosial, tak lama setelah terbitnya Surat Edaran (SE) PBNU terkait pemberhentian KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya). Publik pun sempat dibuat gaduh, memunculkan spekulasi liar soal siapa yang akan memimpin PBNU usai terbitnya SE tersebut.

Namun, Rais Syuriah PBNU menegaskan, seluruh banner itu hoax dan tidak memiliki dasar organisasi apa pun. Pernyataan itu disampaikan langsung oleh KH Wahid Zamas, Rais Syuriah PBNU yang sejak awal mengikuti dinamika internal pasca-terbitnya SE.

“Itu Hoax,” tegas KH Wahid Zamas, Rabu (26/11/2025).

Ia menjelaskan, pasca terbitnya SE Nomor 4785/FB.02/A.11.10.01/99/11/2025 terkait tindak lanjut status Gus Yahya, suasana organisasi memang menjadi sensitif dan mudah diseret pada isu-isu yang tidak jelas sumbernya. Karena itu, ia meminta warga NU tetap tenang dan tidak mudah percaya pada kabar yang tidak bersumber dari lembaga resmi.

“SE itu bersifat administratif dan sedang dalam proses internal sesuai mekanisme AD/ART. Tidak ada penunjukan, apalagi pengangkatan ketua umum baru. Semua informasi di luar itu adalah spekulasi dan patut diwaspadai.”

Beredarnya banner hoax tersebut justru berpotensi memperkeruh suasana. Ia mengimbau seluruh kader dan warga Nahdliyin untuk mengedepankan tabayyun serta tidak ikut memperluas informasi yang belum jelas validitasnya.

“Jangan sampai NU dipecah oleh unggahan-unggahan tidak bertanggung jawab. Kita jaga marwah jam’iyyah,” kata KH Wahid Zamas.

Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, pihak Gus Ipul juga belum memberikan komentar resmi. Sumber di lingkaran dekat mantan Wakil Gubernur Jawa Timur itu menegaskan bahwa Gus Ipul masih fokus pada kegiatan di daerah dan tidak pernah membuat atau mengedarkan materi kampanye terkait jabatan Ketum PBNU.

Situasi internal PBNU diperkirakan masih dinamis dalam beberapa hari ke depan. Namun Syuriah PBNU memastikan bahwa seluruh proses akan berjalan sesuai prinsip kehati-hatian, kesejukan, dan kepatuhan terhadap peraturan organisasi.

“Yang pasti, banner-banner itu bohong. Jangan mudah terprovokasi,” tutup KH Wahid Zamas. (red)


Berlangganan berita gratis di Google News klik disini
Ikuti juga saluran kami di Whatsapp klik disini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *