PEMBARUAN.ID – Mengusung tema “Energizing The Acceleration,” Pertamina kembali menggelar Lomba Karya Tulis Anugerah Jurnalistik Pertamina (AJP) 2024, dengan total hadiah mencapai puluhan juta rupiah. Lomba ini sekaligus menjadi bagian dari perayaan HUT ke-67 Pertamina.
Tema besar ini menjadi landasan bagi peserta untuk mengeksplorasi isu-isu strategis seputar ketahanan energi nasional. Pertamina mengajak para jurnalis untuk mengupas berbagai topik seperti menjaga ketahanan energi, mendorong transisi energi, mengoptimalkan energi baru terbarukan, serta implementasi program keberlanjutan (sustainability) dan ESG (Environmental, Social, Governance).
Tak hanya itu, aspek go global yang menekankan pentingnya ekspansi energi Indonesia ke kancah internasional juga menjadi bagian penting dari lomba ini.
“Melalui tema ini, Pertamina ingin mendorong pemberitaan yang mengulas pemanfaatan dan pengembangan energi untuk Indonesia yang lebih baik,” demikian pernyataan resmi Pertamina yang dirilis pada Rabu (18/09/2024).
Dengan demikian, AJP 2024 bukan hanya sekadar kompetisi jurnalistik, tetapi juga sarana untuk meningkatkan kesadaran dan keterlibatan publik dalam isu-isu krusial terkait masa depan energi nasional.
Menjaga Ketahanan Energi Nasional
• Publikasi mengenai upaya Pertamina menjaga ketahanan Energi Nasional (Availability, Accesibility, Affordibility, Acceptability, Sustainability)
• Publikasi penerapan HSSE di Pertamina sesuai standar
• Publikasi Kebijakan Subsidi BBM & LPG
• Publikasi Inovasi Teknologi yang membantu distribusi dan ketersediaan energi
Transisi Energi & Optimalisasi EBT
• Publikasi tentang program Pertamina di bidang transisi energi, EBT, Energi masa depan untuk nasional
• Publikasi tentang pengembangan Green Energy Portofolio Pertamina (Bioenergy, Natural Gas, Geothermal)
• Publikasi Kesiapan SDM Pertamina menuju Global Green Energy (Pertamina Sustainability Academy
Sustainability & ESG Program
• Publikasi program Pertamina dalam mendukung target NZE 2060 melalui program Dekarbonisasi, Carbon Offset dan Green Energy Business
• Publikasi Program CSR/UMKM unggulan Pertamina (Desa Energi Berdikari, Hutan Pertamina & SMEPP)
• Publikasi Program Sustainability dan Capaian ESG Pertamina Grup
• Pertamina sebagai perusahaan dengan tata kelola yang baik
Go Global
• Publikasi tentang pertumbuhan dan kinerja positif Pertamina Grup dengan tujuan untuk mencapai target market value 100 Bio USD
• Publikasi capaian positif Pertamina di organisasi internasional (Forbes/Fortune Global/dll)
• Publikasi tentang upaya Pertamina Grup ekspansi produk/layanan energi di market internasional
Pilar Topik dan Kategori Karya
Karya jurnalistik yang dapat diikutsertakan adalah karya – karya yang mengandung informasi yang bermanfaat bagi publik, proporsional, mengedukasi publik, berdasarkan pada keakuratan data dan fakta serta memenuhi unsur – unsur jurnalistik (minimal memenuhi kaidah 5W+1H).
Terdapat kebaruan untuk Kategori Karya Anugerah Jurnalistik Pertamina 2024 dimana publikasi peserta AJP akan dinilai dari 2 Pilar Topik yaitu Bisnis & Non-Bisnis.
Tiap Pilar Topik memiliki 4 Kategori Karya yaitu (1) Karya Tulis, (2) Karya TV, (3) Karya Radio dan (4) Karya Essay Foto, dengan demikian Kategori Karya di AJP 2024 menjadi total 8 Kategori.
“Dengan perubahan ini akan membuka lebih banyak kesempatan bagi jurnalis untuk mendaftarkan karyanya, tentunya memberikan lebih banyak kesempatan untuk menang di AJP 2024,” tulis Pertamina.
Pada AJP 2024 karya jurnalistik akan dinilai dari kategori karya sebagai berikut:
BISNIS
1. Karya Tulis (Online & Cetak)
2. Karya TV
3. Karya Radio
4. Karya Essay Foto
NON-BISNIS
1. Karya Tulis (Online & Cetak)
2. Karya TV
3. Karya Radio
4. Karya Essay Foto
TOTAL HADIAH :
PEMENANG TERITORI :
Juara 1 : Rp7 juta
Juara 2 : Rp5 juta
Juara 3 : Rp3 juta
PEMENANG NASIONAL :
Juara 1 : RP20 juta
Juara 2 : Rp15 juta
Juara 3 : Rp10 juta
BEST THE BEST :
Training jurnalistik ke luar negeri.
KETENTUAN UMUM
1. Warga Negara Indonesia (WNI) yang bekerja di media massa nasional atau lokal, di Jakarta atau di daerah, baik di media cetak, online, radio, atau televisi.
2. Mengisi formulir pendaftaran yang telah disediakan sebagai bukti kepesertaan dengan mendownload formulir di http://www.pertamina.com/id/anugerah-jurnalistik-pertamina-2024
3. Karya yang didaftarkan telah dipublikasikan atau disiarkan di media massa pada rentang waktu 6 November 2023 sampai dengan 31 Oktober 2024.
4. Jurnalis mengirimkan formulir yang telah diisi dan menyerahkan bukti tayang hasil karya jurnalistik dengan mengirimkan email ke [email protected] dengan mencantumkan subjek (Domisili Penugasan)_Nama Media_Nama Wartawan contoh: (Sumatera Bagian Utara)_Analisa_Susan Hutabarat.
5. Batas waktu pendaftaran dan penyerahan karya jurnalistik terakhir pada 31 Oktober 2024 pukul 23.59 WIB
6. Karya yang dipublikasikan di Media Terverifikasi Dewan Pers mendapatkan penilaian tambahan.
7. Jurnalis yang dapat melampirkan Sertifikat Kelulusan Uji Kompetensi mendapatkan penilaian tambahan.
8. Semua karya yang dikirimkan ke panitia harus original bukan terjemahan, saduran atau rangkuman.
Jika ada ralat atau koreksi harus disertakan untuk menjaga akurasi karya. Seluruh peserta harus mengisi formular pernyataan bahwa karya jurnalistik yang didaftarkan benar – benar karya orisinal.
9. Jumlah karya yang dikirimkan bersifat tidak terbatas.
10. Untuk karya tim, peserta harus menyebutkan ketua tim dan anggotanya.
11. Peserta melampirkan fotokopi Kartu Pers dan KTP/SIM yang masih berlaku.
12. Panitia berhak untuk memindahkan karya ke kategori yang dinilai lebih sesuai, contoh: pada form pendaftaran memilih Topik Bisnis – Karya TV namun setelah di verifikasi karya tersebut lebih dominan ke isu CSR sehingga panitia berhak memindahkan ke Topik Non-Bisnis – Karya TV.
13. Pertamina berhak untuk menggunakan dan mempublikasikan kembali karya jurnalistik yang memenangkan AJP 2024 dengan tetap mencantumkan nama media dan nama jurnalis/reporter.
14. Keputusan dewan juri tidak bisa diganggu gugat. Juri berhak untuk menolak suatu karya yang didaftarkan yang dianggap tidak memenuhi persyaratan.
Juri berhak menarik kembali penghargaan yang diberikan bila karya yang memenangkan penghargaan ternyata terbukti hasil plagiat dan tidak orisinal. (***)














