iklan
POLITIK

Mungkinkah Golkar Rekom Eva? Yuhadi: Saya Tak Mau Berspekulasi

×

Mungkinkah Golkar Rekom Eva? Yuhadi: Saya Tak Mau Berspekulasi

Share this article

SUASANA kota Bandarlampung yang masih pagi, Senin (29/07/2024) Yuhadi duduk di ruang kerjanya, menikmati secangkir kopi sambil memikirkan masa depan partainya.

Hari itu, ia tahu, akan menjadi hari yang panjang dengan banyak pertanyaan dan sedikit jawaban. Angin sepoi-sepoi menggerakkan daun-daun pohon beringin, lambang partai yang selalu ia banggakan.

Pikiran Yuhadi teralihkan sejenak saat sejumlah wartawan menghampirinya. Ya, sejumlah wartawan dengan penuh antusias menanyakan kabar terbaru mengenai rekomendasi dari DPP Golkar untuk pemilihan walikota Bandarlampung.

Yuhadi hanya bisa tersenyum tipis, “Pendaftaran kan masih 27 Agustus, kita masih punya waktu satu bulan lagi. Mudah-mudahan minggu depan sudah keluar surat rekomendasinya,” ujarnya.

Proses ini bukanlah hal yang baru bagi Yuhadi. Ia paham betul bahwa mengusung calon kepala daerah dari partai Golkar bukanlah perkara mudah.

Tidak ada proses pendaftaran seperti yang dibayangkan banyak orang. “Kami menggunakan mekanisme surat tugas dan surat instruksi,” jelasnya, seolah mencoba menggambarkan rumitnya perjalanan politik.

Namun, meski sudah berpengalaman, Yuhadi tetap merasa beban tanggung jawab ini berat. Semua keputusan ada di tangan DPD I Golkar Lampung dan DPP Golkar.

Ia hanya bisa menunggu. Ketika ditanya siapa yang kemungkinan akan diusung, termasuk apakah ada peluang bagi petahana Eva Dwiana, Yuhadi hanya menggeleng, “Saya tidak mau berspekulasi. Partai ini bukan milik saya. Ada aturan, ada kebijakan yang harus diikuti.”

Ia mengingat kembali percakapan-percakapan panjang dalam rapat konsolidasi, di mana semua organ partai Golkar Lampung berkumpul untuk membahas dinamika politik Pilwakot Bandarlampung.

“Kami selalu menyampaikan peta politik secara berkala. Persiapan skema siapa yang akan diusung terus dilakukan,” katanya, mencoba menenangkan hati para kader yang gelisah.

Yuhadi tahu betul, keputusan akhir ada di tangan DPP Golkar. Di tengah ketidakpastian ini, ia hanya bisa berharap dan berdoa agar keputusan terbaik segera diambil.

Di sisi lain, ia juga mendengar kabar bahwa Eva Dwiana, sosok petahana yang kuat, telah menemui Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Ahmad Doli Kurnia Tandjung di Jakarta.

Pertemuan ini menjadi bahan spekulasi di kalangan politisi dan media. Apakah ini tanda bahwa Eva Dwiana sedang menjemput rekomendasi Golkar?

Dalam hati, Yuhadi berharap apapun yang terjadi nanti, itu adalah yang terbaik untuk kota Bandarlampung. Kota yang ia cintai dan ingin ia lihat berkembang di bawah kepemimpinan yang tepat.

Sambil menghela napas panjang, Yuhadi menatap langit, berharap minggu depan membawa jawaban yang mereka semua tunggu-tunggu. (sandika/red)


Berlangganan berita gratis di Google News klik disini
Ikuti juga saluran kami di Whatsapp klik disini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *