logo pembaruan
list

Soal Baliho ‘Jatah Prabowo’, Watoni: Itu Guyonan Politik

Facebook
Twitter
WhatsApp

PEMBARUAN.ID – Politisi senior PDI Perjuangan tidak mempermasalahkan adanya baliho yang bergambar Presiden Jokowi bertuliskan ‘Jatahnya Pak Prabowo’ yang dipasang Partai Gerindra di sejumlah titik di Lampung.

“Tidak masalah. Itu hanya guyonan politik,” kata Watoni Nurdin, Sabtu (03/05/2023) kepada pembaruan.id.

Menurut Watoni, Presiden Jokowi juga juga pernah menyampaikan pemimpin yang mikirin rakyat, memiliki ciri-ciri berambut putih dan wajahnya kerutan.

“Hal tersebut, jelas mengarah kepada Capres dari PDIP, Ganjar Pranowo,” jelas dia.


Selain itu, lanjutnya, Jokowi juga mempersilahkan Anies Baswedan untuk mencalonkan diri sebagai presiden.

“Jadi hal-hal tersebut hanya merupakan guyonan dalam demokrasi. Sebagai Presiden, tidak menjadi persoalaan jika Jokowi mengapresiasi capres-capres yang ingin maju,” tuturnya.

Ia menilai politik sangat dinamis, jadi persoalan-persoalan demikian sangat mungkin terjadi.

Ia pun menegaskan, tagline yang di pasang oleh Partai Gerindra tersebut, tidak berpengaruh pada Jokowi sebagai Kader PDIP.

Diketahui, beberapa waktu belakangan, muncul baliho Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo bersama Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto.


Dalam baliho tersebut menuliskan beberapa peryataan. Salah satunya, peryataan Jokowi “2024 jatahnya pak Prabowo”.

Ketua DPD Gerindra Lampung, Rahmat Mirzani Djausal mengatakan, pihaknya sengaja memasang baliho tersebut.

Bahkan, lanjutnya, ia menyarankan ke kader-kader Gerindra di 15 kabupaten/kota se-Lampung untuk memasang baliho serupa.

Saat ditanyai alasannya oleh awak media, kata-kata itu sebagai bentuk motivasi kepada seluruh kader untuk memperjuangkan Prabowo sebagai Capres 2024-2029.


Peryataan Jokowi tersebut, terangnya, mengapresiasi calon presiden Gerindra yakni Prabowo. (sandika)

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Berita Terkait

Copyright © pembaruan.id
All right reserved